Abstract :
Preeklamsia berat termasuk salah satu faktor penyebab mortalitas dan
morbiditas pada ibu hamil dan juga dapat meningkatkan resiko terjadinya asfiksia
neonatorum pada bayi. Mengingat tingginya angka kejadian preeklamsia dan
asfiksia tersebut, maka diperlukan suatu tindakan pencegahan. Seperti terapi
magnesium sulfat pada ibu preeklamsia berat/eklamsia, diharapkan terapi ini juga
dapat memberikan efek pada outcome bayi. Oleh sebab itu, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Magnesium Sulfat (MgSO4)
terhadap kejadian asfiksia pada preeklamsia berat
Metode penelitian yang digunakan adalah studi non eksperimental dengan
pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 56 sampel yang
diperoleh dari data sekunder rekam medis yaitu ibu yang menderita preeklamsia
berat yang melakukan persalinan pervaginam di RSUD Panembahan Senopati
Bantul. Sampel terdiri dari 32 sampel yang mendapat terapi MgSO4 dosis rendah
dan 24 sampel yang mendapat terapi MgSO4 dosis tinggi. Analisis statistik yang
dipakai yaitu analisis chi square dengan derajat kemaknaan p=0,682 (p>0.05);
RR= 0,49 (RR<1). Sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
hubungan yang tidak signifikan antara pemberian t