Abstract :
Latar Belakang: Sirkumsisi dengan metode Electrosurgery merupakan metode yang sedang populer. Metode ini mengunakan kawat pijar onepolar atau satu lempeng kawat untuk memotong preputium dengan menggunakan tegangan listik sebagai sumber tenaganya yang menyebabkan efek klinis luka bakar. Electrosurgery memiliki kelebihan yaitu meminimalkan terjadi perdarahan, membutuhkan waktu yang relatif lebih singkat serta hasil sirkumsisi yang baik.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh perbedaan dosis Electros