DETAIL DOCUMENT
PERBANDINGAN KEJADIAN BAYI KECIL UNTUK MASA KEHAMILAN (KMK) ANTARA PERSALINAN PRETERM DAN ATERM PADA PREEKLAMSIA BERAT DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2009-2012
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Author
ANISAH
Subject
 
Datestamp
2022-06-24 09:48:06 
Abstract :
Kehamilan merupakan masa yang penting bagi perkembangan janin. Salah satu indikasi perkembangan janin yang baik adalah berat badan. Rerata berat bayi normal pada usia gestasi 37 s.d 41 minggu adalah 3200 gram, bayi berat lahir rendah ( 2500 gram) dan bayi dengan berat berlebih ( 3800 gram). Hubungan antara usia kehamilan dengan berat lahir mencerminkan pertumbuhan intrauterine. Usia kehamilan <37 minggu atau preterm dapat menyebabkan tingkat perkembangan janin saat dalam kandungan belum mencapai optimal. Preeklamsia adalah salah satu penyebab utama morbiditas ibu dan janin dan kematian di dunia, menyebabkan hampir 40% dari kelahiran sebelum 35 minggu kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kejadian bayi Kecil untuk Masa Kehamilan (KMK) antara persalinan preterm dan aterm pada preeklamsia berat di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan pendekatan crossectional. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat usia kehamilan dan berat lahir bayi pada preeklamsia berat pada periode Januari 2009 ± Mei 2012. Subyek penelitian ini sebanyak 46 sampel. Analisa data menggunakan uji korelasi bivariat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni ± September 2012. Hasil penelitian menunjukkan pada preeklamsia berat angka kejadian bayi KMK pada persalinan preterm 30,4% dan pada persalinan aterm sebanyak 21,7%. Hasil yang tidak signifikan antara usia kehamilan dengan kejadian bayi KMK p sebesar 0,502 (p>0,05) dengan nilai RR sebesar 1,575. Hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara usia kehamilan dengan kejadian bayi KMK pada preeklamsia berat di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kata Kunci: KMK (Kecil untuk Masa Kehamilan), preterm, aterm dan preeklamsia berat. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta