DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA LAMA PAPARAN BISING AMPLIFIED MUSIC SOUND DENGAN NOISE INDUCED HEARING LOSS PADA MUSISI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Author
Garry Gartiwa
Subject
 
Datestamp
2021-10-29 07:34:16 
Abstract :
Latar belakang: Paparan bising berintensitas tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pendengaran akibat bising. Musisi seringkali terpapar bising yang dihasilkan oleh amplifier saat latihan maupun saat tampil dalam pertunjukan musik, sehingga musisi dapat mengalami gangguan pendengaran akibat bising. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama dan durasi paparan bising dengan kejadian noise induced hearing loss pada musisi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan desain penelitian cross sectional yang dilakukan pada 35 musisi sebagai sampel penelitian. Penelitian ini berlangsung selama bulan Oktober 2019 - Februari 2020. Pemeriksaan audiometri pada sampel dilakukan oleh petugas audiologi. Hasil yang didapat kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan angka prevalensi noise induced hearing loss pada musisi di Yogyakarta dan sekitarnya sebesar 20%. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square antara lama paparan bising dengan noise induced hearing loss mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0,578 (p > 0,05) dengan koefisien kontingensi (CC) 0,174. Uji chi-square antara durasi paparan bising dengan noise induced hearing loss mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0,02 (p < 0,05) dengan koefisien kontingensi (CC) 0,427. Kesimpulan: Lama paparan bising tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian noise induced hearing loss pada musisi, sedangkan durasi paparan bising berhubungan secara signifikan dengan kejadian noise induced hearing loss pada musisi. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta