Abstract :
Latar belakang: Keaktifan kader mutlak dibutuhkan dalam Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang merupakan bentuk salah satu upaya kesehatan yang bersumber daya masyarakat (UKBM). Adanya kejadian penurunan kesehatan masyarakat yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia banyak disebabkan karena kurangnya pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan posyandu. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan di Wilayah Puskesmas Plaosan Magetan didapatkan adanya penurunan jumlah kader yang aktif pada b