Abstract :
Gagal ginjal kronik terminal (GGKT) merupakan gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan ireversibel. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dapat memicu timbulnya berbagai penyakit di antaranya gagal ginjal kronik. Gagal ginjal dan asap rokok menyebabkan perburukan kualitas hidup seseorang. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan status perokok pasif dengan kualitas hidup domain psikologis penderita GGKT kategori baik dan buruk. Desain penelitian adalah observasi analitik dengan metode case-control. Subyek yang digunakan adalah 80 orang pasien yang dirawat di RSUD Panembahan Senopati Bantul selama periode Mei-Agustus 2012. Kelompok kasus terdiri dari 26 orang pasien yang menjalani terapi hemodialisis antara bulan kedua dan keenam. Kelompok kontrol terdiri dari 54 orang pasien non GGKT yang dirawat di bangsal rumah sakit. Hasil dari uji analisis bivariat menunjukkan bahwa perokok pasif memiliki resiko untuk mempunyai kualitas hidup buruk lebih tinggi daripada yang bukan merupakan perokok pasif (OR 2,7; 95% CI 1,0-6,9). Penderita GGKT dengan status perokok pasif memiliki kualitas hidup psikologis yang lebih buruk dibandingkan yang bukan merupakan perokok pasif.
Kata kunci: Kualitas hidup psikologis, gagal ginjal kronik terminal, perokok pasif