Abstract :
Turnoverintention yang terjadi pada suatu perusahaan atau organisasi bukanlah suatu kebetulan, akan tetapi karena memang ada faktor yang mempengaruhinya yang menurut karyawan tidak pas untuk tetap mempertahankan pekerjaannya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk :Menganalisis pengaruh Job Insecurity terhadap Turnover Intention.Menganalisis pengaruh Job Stress terhadap Turnover Intention. Menganalisis pengaruh Work- Family Conflict terhadap Turnover Intention. Menganalisis pengaruh Job Insecurity, Job Stress, Work-Family Conflict terhadap Turnover Intentionsecara bersama-sama.
Rancanganpenelitianinimenggunakanpendekatanpenelitiankuantitatif.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Job Insecurity (X1), Job Stress (X2),Work- Family Conflict (X3). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Turnover Intention(Y).Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan di industri tenunJolotundoJeparasebanyak59 orang.
Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa job insecurity (X1) berpengaruh positif Signifikan terhadap turnover itention dengan nilai thitung sebesar 2,618 dan nilai signifikansi sebesar 0,011 , Job Stress (X2) Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Turnover intentiondengan nilai thitung sebesar 4,264 dan nilai signifikansi sebesar 0,000, Work Family Conflict(X3) Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Turnover intentiondengan nilai thitung sebesar 4,779 dan nilai signifikansi sebesar 0,000
.