Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran komite audit, independensi anggota komite audit, frekuensi pertemuan komite audit, pengetahuan keuangan komite audit dan gender komite audit terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016. Metode pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling dengan memperoleh sampel 87 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi logistik. Hasil pengujian yang telah dilakukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran komite audit, frekuensi pertemuan komite audit, pengetahuan keuangan komite audit dan gender komite audit tidak berpengaruh terhadap financial distress sedangkan independensi anggota komite auditberpengaruh negatif terhadap financial distress.