Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem perpajakan, diskriminasi, teknologi dan informasi perpajakan, kecurangan dan ketepatan pengalokasian pengeluaran pemerintah terhadap persepsi wajib pajak mengenai etika penggelapan pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Se-Karesidenan Pati. Metode dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria sebagian wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak yang memiliki usaha. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 109 wajib pajak. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi dan informasi perpajakan, ketepatan pengalokasian pengeluaran pemerintah dan sistem perpajakan berpengaruh negatif terhadap persepsi wajib pajak mengenai etika penggelapan pajak. Diskriminasi dan kecurangan berpengaruh positif terhadap persepsi wajib pajak mengenai etika penggelapan pajak.