Abstract :
Sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam pencapaian tujuan akhir suatu organisasi. Resign atau keluarnya tenaga kerja berprestasi rendah dalam suatu organisasi akan bermanfaat positif bagi organisasi, namun dengan keluarnya tenaga kerja yang berprestasi tinggi akan merugikan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan kerja (X1), budaya organisasi (X2), dan job insecurity (X3) terhadap turnover intention THL (Y) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pati. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua tenaga harian lepas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pati.
Data yang dianalisa dalam penelitian ini yaitu data yang didapat melalui observasi dan penyebaran kuesioner. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 107 responden dengan kriteria tertentu. Teknik analisa yang diguanakan adalah uji instrument penelitian berupa uji validitas, uji reliabilitas dan uji regresi berganda. Aplikasi SPSS for windows digunakan untuk membantu pengujian model ini.
Hasil penelitian adalah ada pengaruh antara keterlibatan kerja, budaya organisasi, dan job insecurity terhadap turnover intention THL di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pati, ini terlihat dari nilai Fhitung dan Ftabel ternyata Fhitung lebih besar dari Ftabel maka hipotesis alternatif (Ha) diterima, artinya bahwa semua variabel independen yang terdiri dari keterlibatan kerja, budaya organisasi, dan job insecurity secara berganda berpengaruh terhadap kinerja karyawan di turnover intention THL di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pati.