DETAIL DOCUMENT
Hubungan antara pola asuh permisif dan ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi akademik mahasiswa tingkat akhir universitas muria kudus
Total View This Week21
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
KRISNAWATI, WAHYUNI
Subject
Psikologi 
Datestamp
2019-08-09 01:50:45 
Abstract :
Penelitian ini menguji secara empirik hubungan antara pola asuh permisif dan ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Muria Kudus. Subyek penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir di Universitas Muria Kudus yang sudah mengambil mata kuliah skripsi dan menempuh masa studi aktif minimal semester 9 dengan melibatkan 93 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dan alat yang digunakan untuk memperoleh data dengan menggunakan skala prokrastinasi akademik, skala pola asuh permisif, skala ketakutan akan kegagalan. Hasil koefisien korelasi dari ke tiga variabel rx1,2y sebesar 0,281dengan taraf signifikansi p sebesar 0,025 (p<0,05), sumbangan efektif sebesar 7,9%. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis mayor yang yang diajakan diterima, dimana pola asuh permisif (X1) dan ketakutan akan kegagalan (X2) mempunyai hubungan yang signifikan dengan prokrastinasi akademik (Y). Hasil analisi variabel pola asuh permisif (X1) dengan prokrastinasi akademik (Y) diperoleh rx1y sebesar 0,149 dengan p sebesar 0,077 (p>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pola asuh permisif dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Muria Kudus dengan demikian hipotesis pertama yang diajukan ditolak. Hasil analisi variabel ketakutan akan kegagalan (X2) dengan prokrastinasi akademik (Y) diperoleh variabel rx2y sebesar 0,223 dengan p sebesar 0,016 (p<0,05) besar sumbangan efektif ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi akademik sebesar 5%. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara ketakutan akan kegagalan dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Muria Kudus dengan demikian hipotesis kedua yang diajukan di terima. 
Institution Info

Universitas Muria Kudus