Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan bekerjasama, koordinasi dan pembagian kerja terhadap efektivitas kerja pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus secara parsial maupun berganda. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 135 orang, dengan mengambil sampel sebanyak 57 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan perhitungan slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Proportionate stratified random sampling.
Uji instrument data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas kemudian menggunakan analisis data meliputi analisis regresi, uji parsial (uji t), uji berganda (uji F) dan analisis koefisien determinasi (Adjusted R2). Berdasarkan hasil Uji t, kemampuan bekerjasama berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja secara persial dengan diperoleh angka thitung= 2,903> ttabel= 1,674> ttabel =1,674 dan sig. 0,015<0,050. Koordinasi berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja secara parsial dengan diperoleh angka thitung=1,691>ttabel=1,674 dan sig. 0,016 <0,050. Pembagian kerja berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja secara parsial dengan diperoleh angka thitung= 4,241>ttabel =1,674 dan sig. 0,030<0,050. Hasil Uji F bahwa kemampuan bekerjasama, koordinasi dan pembagian kerja berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja secara berganda dengan memperoleh angka Fhitung=34,323>Ftabel=2,78 dan sig. 0,000<0,050.Nilai presentase kontribusi (Adjusted R2) pengaruh kemampuan bekerjasama, koordinasi dan pembagian kerja terhadap efektivitas kerja sebesar 64,1% sedangkan sisanya 35,9% dipengaruhi oleh variabel lain.