Abstract :
Salah satu bagian penting dalam sebuah organisasi adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia merupakan aktor penting untuk menentukan eksistensi dan keberhasilan organisasi. Di mana sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kompetensi akan memberikan pengaruh yang positif bagi kemajuan suatu organisasi. Sampel penelitian ini berjumlah 63 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi. Hasil dari uji parsial (Uji t), variabel kualitas kehidupan kerja diperoleh t hitung = 1,857 dengan tingkat signifikansi 0,068 > 0,05 maka dari itu variabel kualitas kehidupan kerja secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasional. Hasil uji parsial (Uji t) variabel kepemimpinan transformasional diperoleh t hitung = -0,753 dengan tingkat signifikansi 0,455 > 0,05 maka dari itu variabel kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasional. Hasil dari uji parsial (Uji t), variabel keterlibatan kerja diperoleh t hitung = 3,607 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05 maka dari itu variabel keterlibatan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasional. Hasil dari Uji Berganda (Uji F), diperoleh nilai F tabel dengan df (63-3-1 = 59) dengan taraf signifikansi 0,05 adalah 2,76. Dan menyatakan bahwa variabel independen yakni kualitas kehidupan kerja, kepemimpinan transformasional, dan keterlibatan kerja secara berganda atau bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen komitmen organisasional Sentra Industri Bordir dan Batik di Karangmalang Kudus.
Nilai koefisien determinasi dari hasil perhitungan adalah sebesar 0,365 berarti bahwa sebesar 36,5% komitmen organisasional mampu dijelaskan oleh variabel bebas yaitu kualitas kehidupan kerja, kepemimpinan transformasional, dan keterlibatan kerja sedangkan 63,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model.