Abstract :
Dimasa yang serba maju seperti saat ini, teknologi informasi merupakan hal yang tidak bisa lepas dari suatu instansi manapun. Karena suatu instansi dikatakan efektif dan efisien dalam hal pelayanan masyarakat bila instansi tersebut menerapkan prinsip-prinsip sistem teknologi informasi dalam kegiatan sehari-hari. Dengan meningkatnya teknologi komputer saat ini, sistem pendukung mulai dikembangkan menjadi sebuah sistem yang berbasis komputer. Dalam melakukan kegiatan farmasi, suatu instansi seperti puskesmas masih mengalami beberapa kendala berkaitan dengan pengelolaan persediaan. Ditemukan beberapa jenis obat yang mengalami kelebihan persediaan pada puskesmas sehingga berdampak pada kadaluarsa dan beberapa jenis obat mengalami kekosongan sehingga menghambat pelayanan terhadap pasien. Kelebihan dan kekosongan tersebut disebabkan karena suatu instansi seperti puskesmas masih belum mampu mengendalikan dan merencanakan persediaan obatnya. Dengan perkembangan sarana teknologi internet yang lebih baik, akan tercipta suatu lingkungan sistem kerja yang lebih produktif. Dalam melaksanakan perancangan sistem persediaan obat tersebut mengutamakan sisi persediaan barang, stok, obat kadaluarsa dan laporan obat. Pengendalian dan perencanaan obat dengan ditunjang aplikasi sistem infomasi persediaan obat. Aplikasi ini dapat merekap data obat, data masuk dan keluar obat, meramalkan pemakaian obat, dan mencetak laporan nilai persediaan.