Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penghasilan per saham (EPS), rasio hutang (DAR), pertumbuhan penjuala, dan ukuran dewan komisaris terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial yang terdapat pada perusahaan jasa subsektor konstruksi dan bangunan. Sampel penelitian yang digunakan adalah perusahaan jasa subsektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2013-2017 dengan dua perusahaan. Perusahaan yang tidak mengungkapkan laporan berkelanjutan dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode klasik termasuk uji normalitas, uji multikoliniaritas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi. Uji hipotesis menggunakan independen t-test dan F test dan juga koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba per saham, rasio hutang terhadap asset, pertumbuhan penjualan dan ukuran dewan komisaris secara bersama-sama meliliki pengaruh negatif terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menggunakan periode pengamatan yang lebih lama sehingga dapat memberikan kemungkinan yang lebih besar untuk mendapatkan kondisi yang sebenarnya.