Abstract :
Latar belakang penelitian : Berdasarkan hasil wawancara dengan guru BK
dan guru mata pelajaran serta hasil observasi lapangan diperoleh data-data bahwa
masih ada beberapa siswa kelas X SMA Muhammadiyah Lasem yang tidak
memanfaatkan waktu laung di sekolah dengan baik. Usaha yang perlu dilakukan
dalam rangka meningkatkan serta mengembangkan pemikiran dan pengetahuan
siswa adalah dengan mengoptimalisasikan pemanfaatan waktu di sekolah melalui
layanan bimbingan kelompok. Dengan pengisian waktu luang yang efektif dapat
memberikan berbagai manfaat bagi siswa, seperti menghilangkan ketegangan
dengan melakukan kegiatan yang sifatnya produktif atau meningkatkan
keterampilan siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah layanan
bimbingan kelompok mempunyai kontribusi terhadap upaya pemanfaatan waktu
luang di sekolah pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Lasem.
Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mendiskripsikan penerapan layanan
bimbingan kelompok dalam upaya pemanfaatan waktu luang di sekolah pada
siswa kelas X SMA Muhammadiyah Lasem. (2) Untuk menentukan seberapa
besar peningkatan pemanfaatan waktu laung di sekolah oleh siswa kelas X SMA
Muhammadiyah Lasem. Kegunaan penelitian ini adalah (1) Memberikan
sumbangan bagi pengembangan ilmu pendidikan terutama dalam pelaksanaan
layanan bimbingan kelompok dalam rangka meningkatkan pemanfaatan waktu
luang di sekolah. (2) Memberikan masukan kepala sekolah tentang layanan
bimbingan kelompok terhadap upaya pemanfaatan waktu luang di sekolah
sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan untuk
meningkatkan pemanfaatan waktu laung di sekolah. (3) Memberikan masukan dan
informasi kepada guru kelas atau konselor tentang layanan bimbingan dan
konseling sehingga dapat dijadikan untuk meningkatkan pemanfaatan waktu luang
di sekolah.
Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah bahwa melalui layanan
bimbingan kelompok siswa dapat memanfaatkan waktu luang di sekolah baik
pada jam pelajaran kosong maupun jam istirahat dengan berbagai kegiatan yang
positif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik dalam bidang akademik
maupun non akademik atau keahlian (minat dan bakat). Penelitian iini
dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Lasem. Subyek penelitian ini adalah
sebanyak 8 siswa SMA Muhammadiyah Lasem kelas X tahun pelajaran
2012/2013. Rancangan penelitian yang dipergunakan adalah Penelitian Tindakan
Kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam dua siklus (siklus I dan
siklus II).
Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil observasi awal pra siklus dari 8 siswa yang menjadi anggota bimbingan kelompok hanya 1 siswa mempunyai prosentase
diatas 50% dan sisanya sebanyak 7 siswa mempunyai prosentase kurang dari 50%. Prosentase terhadap siswa pada siklus I terus mengalami peningkatan,
Dimana pada pertemuan1 sebesar 47% mengalami peningkatan pada
pertemuan 2 menjadi 58%, pada pertemuan 3 menjadi 63%, pada pertemuan 4
sebesar 72% dan pada pertemuan 5 sebesar 80%. Prosentase terhadap siswa pada
siklus II pertemuan 1 sebesar 77%, pada pertemuan 2 sebesar 79% dan pada
pertemuan 3 sebesar 84%.
Pembahasan : Hasil observasi siklus I : pada pertemuan ke 1 skor 47
dengan kategori kurang. Pertemuan ke 2 menjadi 51 dengan kategori kurang.
Selanjutnya pada pertemuan ke 3 skor menjadi 65 dengan kategori cukup. Pada
pertemuan ke 4 perolehan skor 73 dengan kategori cukup.. Selanjutnya pada
pertemuan ke 5 skor 85 dengan kategori baik. Rata-rata pada siklus I ini, hasil
observasi terhadap peneliti sebesar 64,2 dengan kategori cukup.. Berdasarkan hasil
observasi siklu II : diketahui pada pertemuan ke 1 skor 78 dengan kategori baik.
Pertemuan ke 2 skor 88 dengan kategori baik.. Selanjutnya pada pertemuan ke 3
skor menjadi 92 dengan kategori baik. Rata-rata pada siklus II ini, hasil observasi
terhadap peneliti sebesar 86 dengan kategori baik. Program bimbingan kelompok
dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam memberikan pelayanan kepada
siswa. Efektivitas layanan bimbingan kelompok ditunjukkan dengan adanya
perubahan perilaku dan sikap yang signifikan pada para siswa dalam
memanfaatkan waktu luang di sekolah dengan adanya peningkatan jumlah skor
dari setiap siklus dan pertemuan.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa
hipotesis “Layanan bimbingan kelompok mempunyai kontribusi terhadap upaya
pemanfaatan waktu luang di sekolah pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah
Lasem Tahun Pelajaran 2012/2013 d