Abstract :
INTISARI
Judul : TinjauanYuridisPelaksanaanMediasiDalam Proses PenyelesaianPerceraian Di Pengadilaan Agama Pati
Dalampenerapanmediasi yang dilakukan di Pengadian Agama, pelaksanaanmediasimasihbelumsecaramaksimaldapatdijalankan.Faktabelummaksimalnyamediasiberdasarkansumber data darikepaniteraanPengadilan Agama Pati yang menunjukkanadanyamediasi yang nampaksangat minim berhasilketimbangjumlahperkara yang masuk.
Beberapapermasalahan yang akandibahasdalampenelitianadalahbagaimanamekanismepelaksanaanmediasi yang diterapkanolehpengadilan agama Patidalampenangananpenyelesaianperceraian, apakahkendaladalampelaksanaanmediasiterhadappenyelesaianperceraian di Pengadian Agama Pati, danapakahpengaturantentangmediasidalampenyelesaianperceraian di Pengadian Agama Patitelahsesuaidenganfungsihukumsebagaisaranaperubahan social.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris. Spesifikasi penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Jenis data atausumber data dalampenelitianinidibagidalam 2 (dua) halyaitusumber data primerdansekunder.MetodePengumpulan Data Primer denganwawancaradanobservasidanmetodePengumpulan Data SekunderyaitudenganpengumpulanBahanhukum primer, bahanhukumsecunderdanbahanhukumtersier.Metodeanalisis data dilakukanmelaluianalisissecarakualitatif.
HasilpenelitianmenujukkanbahwaSesuaidengan PERMA No.01 tahun 2008 prosedurmediasi yang dilaksanakan di pengadilanyaitu; tahappramediasidantahap-tahap proses mediasi. PadaprinsipnyaPengadilan Agama Patijugamenerapkanmekanismepelaksanaanmediasisesuaidenganamanat PERMA No.01 tahun 2008.Kendala yang dihadapidalamimplementasimediasiadalah (1) kemampuan mediator masihbelummaksimalkarenakurangdibekalikeahliandalammenyelesaikanperkaraatausengketaperkawinan yang selamainiada di Pengadilan Agama Pati(2).Hambatandalammateri PERMA dan (3) Lemahnyasaranamediasi.Untukmemerankanmediasimenjadialatperubahansosial, makasudahsepatutnyaperangkathukumdanbudayamasyarakatsebagaibagiandariberjalannya system hukum yang selamainibelummaksimaluntuklebihdioptimalkansebagaidayadukungnya, sehinggafungsipelaksanaanhukumsebagaisaranaperubahansosiallebihmampudiperankan.