Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Rachmad Soleh , Amin
Subject
TS155 Production management. Operations management
Datestamp
2011-10-21 01:42:40
Abstract :
PT. Hamparan Plastindo Raya merupakan perusahaan industri manufakturing yang melakukan proses produksi menghasilkan produk jadi yang berupa sedotan. PT. Hamparan Plastindo Raya terus mengadakan inovasi terhadap produk ? produknya. Akan tetapi pada bulan februari tahun 2011 rencana produksi yang telah dibuat tidak dapat terpenuhi, hal ini dapat kita lihat dari volume produksi sedotan selama satu bulan pada tahun 2011. Untuk itu perusahaan harus memperhatikan masalah ? masalah yang berhubungan dengan proses produksi, agar proses produksi dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Berdasarkan uraian diatas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara simultan yaitu pengaruh jumlah bahan baku, upah tenaga kerja, dan jam henti mesin terhadap volume produksi sedotan, serta untuk mengetahui secara parsial yaitu pengaruh jumlah bahan baku terhadap volume produksi, pengaruh upah tenaga kerja terhadap volume produksi, dan pengaruh jam henti mesin terhadap volume produksi pada PT. Hamparan Plastindo Raya di Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah data jumlah bahan baku, data upah tenaga kerja, data jam henti mesin dan data volume produksi sedotan pada PT. Hamplastindo Raya selama satu bulan di tahun 2011 dengan menggunakan teknik kuota. Untuk menjawab perumusan masalah, tujuan, dan hipotesis penelitian, analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil uji simultan adalah jumlah bahan baku, upah tenaga kerja, dan jam henti mesin memiliki pengaruh secara signifikan atau nyata terhadap volume produksi sedotan. Dan hasil uji parsial adalah jumlah bahan baku memiliki pengaruh secara signifikan atau nyata terhadap volume produksi, upah tenaga kerja tidak memiliki pengaruh secara signifikan atau nyata terhadap volume produksi, dan jam henti mesin memiliki pengaruh secara signifikan atau nyata terhadap volume produksi sedotan.