Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
ERIK , PRASETYO
Subject
TS155 Production management. Operations management
Datestamp
2011-10-22 04:33:12
Abstract :
ABSTRAKSI
Dengan meningkatnya persaingan anatar perusahaan, tentunya perusahaan
akan lebih meningkatkan kualitas menejemennya agar dapat tetap bertahan dalam
persaingan. Salah satunya adalah memperbaiki kelangsungan produksi agar dapat
memenuhi permintaan konsumen dengan tepat waktu, tentunya juga dengan biaya
produksi seminimal mungkin.
PT Semen Gresik (Persero) Tbk merupakan perusahaan yang bergerak
dibidang industri semen. Saat ini kapasitas terpasang Semen Gresik Group (SGG)
sebesar 19 juta ton semen per tahun, dan menguasai sekitar 46% pangsa pasar semen
domestik. Semen adalah produk yang esensial bagi masyarakat terutama pada negara
berkembang seperti Indonesia. Kebutuhan semen ini tidak pernah berhenti, sehingga
menimbulkan permintaan pasar yang bersifat dinamis dan fluktuatif. Sehingga
perusahaan tidak dapat memenuhi permintaan dengan tepat waktu yang
mengakibatkan kehilangan penjualan pada waktu ? waktu tertentu.. Juga timbulnya
biaya persediaan yang tinggi diakibatkan kurangnya pengendalian dalam menentukan
jumlah persediaan yang tepat disesuaikan dengan peramalan permintaan.
Perencanaan agregat merupakan cara untuk memperkirakan jumlah output
yang akan diproduksi untuk memenuhi permintaan selama periode perencanaan (3
sampai 18 bulan) ke depan dan disesuaikan dengan kapasitas produksi perusahaan.
Perencanaan agregat memungkinkan perusahaan untuk menyusun suatu cara
pemanfaatan sumber daya perusahaan secara optimal, agar dapat mencapai kapasitas
yang efektif dan efisien yang dibuat berdasarkan ramalan permintaan di masa yang
akan datang.
Hasil penelitian didapatkan total biaya riil perusahaan untuk periode Januari
2010 ? Desember 2010 sebesar Rp 2.061.701.494.700,00 sedangkan total biaya yang
didapatkan dari hasil metode usulan sebesar Rp 1.985.085.000.000,00 terjadi
penghemata sebesar 3,7 % dan dari hasil peramalan tahun 2011 diperoleh total biaya
sebesar Rp 2,005,519,000,000.00.
Kata Kunci: Perencanaan Produksi Agregate, Peramalan (Forecasting), Biaya
Produksi