Abstract :
INTERAKSI INFORMASI ASIMETRI, KULTUR ORGANISASI,
DAN GROUP COHESIVENESS ANTARA PARTISIPASI
PENGANGGARAN DAN BUDGETARY SLACK
DI PDAM ?DELTA TIRTA?
SIDOARJO
Oleh :
Reysa Annastasya
PDAM ?Delta Tirta Sidoarjo?, selaku pengguna anggaran menyusun
rencana kerja dan anggaran dengan pendekatan berdasarkan prestasi kerja yang
akan dicapai, untuk dapat menyusun RAPBD berdasarkan prestasi kerja atau
anggaran berbasis kinerja (ABK) diperlukan sumber daya manusia yang mampu
untuk melaksanakannya, Kegiatan operasional dalam penyusunannya yang
dampaknya terhadap kinerja manajernya, namun realitas yang terjadi bahwa
proses penyusunan anggaran di PDAM ?Delta Tirta Sidoarjo? masuh bergantung
pada pemerintah daerah setempat, artinya adanya kebergantungan dalam proses
anggaran dengan pemerintah daerah setempat. Penelitian mengenai budgetary
slack disektor publik khususnya Pemerintah daerah belum banyak dilakukan,
padahal di organisasi sektor publik yang meliputi pemerintah pusat, pemerintah
daerah, BUMN, BUMD, orsospol, yayasan, LSM, dan koperasi, Mardiasmo,
(2002: 2) mempunyai karakteristik anggaran yang sangat berbeda baik sifat,
penyusunan, maupun pelaporannya. Perbedaan dalam perencanaan dan persiapan
anggaran sektor publik, serta adanya pendanaan dari pemerintah pusat ke
pemerintah daerah cenderung menyebabkan ketergantungan keuangan yang
menimbulkan terjadinya slack
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang terlibat dalam
proses penyusunan anggaran di PDAM ?Delta Tirta? Sidoarjo yaitu sebanyak 290
responden. Sampel yang di ambil karyawan yang memiliki otoritas dalam
menyusun anggaran di PDAM ?Delta Tirta? Sidoarjo yaitu sebanyak 68
responden
Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah didapatkan bahwa 1).
partisipasi anggaran memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap
budgetary slack, maksudnya bahwa partisipasi anggaran akan meningkatkan
budgetary slack di PDAM ?Delta Tirta? Sidoarjo. 2) informasi asimetri
merupakan variabel yang memoderasi pada pengaruh partisipasi penganggaran
terhadap budgetary slack. Informasi asimetri membuat pegawai lebih
berpartisipasi dalam penyusunan anggaran untuk meningkatkan kesenjangan
anggaran. 3). Budaya organisasi merupakan variabel pemoderasi pada pengaruh
partisipasi penganggaran terhadap budgetary slack. Di PDAM ?Delta Tirta?
Sidoarjo. 4) group cohesiveness merupakan variabel pemoderasi pada pengaruh
partisipasi penganggaran terhadap budgetary slack. Di dalam PDAM ?Delta
Tirta? Sidoarjo Dalam kaitannya dengan Budgetary Slack..
Keyword : Interaksi Informasi Asimetri, Kultur Organisasi, dan Group
Cohesiveness antara Partisipasi Penganggaran dan Budgetary
Slack