Abstract :
Pertumbuhan laba merupakan salah satu informasi prediksi yang sangat
penting bagi para pengguna laporan keuangan yang menggambarkan prospek hasil
usaha dan keadaan keuangan perusahaan di masa yang akan datang. Pertumbuhan
laba dapat dianalisis dengan analisis fundamental, yaitu dengan melihat rasio
keuangan perusahaan. Salah satu rasio keuangan yang digunakan yaitu rasio
aktivitas. Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur
efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva yang dimilikinya. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio aktivitas terhadap
pertumbuhan laba.
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari perusahaan
rokok yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai pada tahun 2008.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sehingga data
yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan rokok yang telah terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) selama empat tahun, yaitu tahun 2005, 2006, 2007
dan 2008. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik
dokumentasi. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi : Inventory Turn Over
(X1), Average Collection Period (X2), Working Capital Turn Over (X3), Fixed
Assets Turn Over (X4) dan Total Assets Turn Over (X5) sedangkan variabel
terikatnya adalah pertumbuhan laba (Y). Teknik analisis data dalam penelitian ini
adalah menggunakan analisis regresi linier berganda.
Melalui analisis regresi linier berganda dapat disimpulkan bahwa secara
simultan variabel bebas terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan
laba. Sedangkan secara parsial diketahui bahwa Fixed Assets Turn Over dan Total
Assets Turn Over berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan laba.
Sedangkan Inventory Turn Over, Average Collection Period, Working Capital
Turn Over tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan laba.