Abstract :
PERBANDINGAN PERKERASAN LENTUR DAN
PERKERASAN KAKU TERHADAP BEBAN OPERASIONAL
LALU LINTAS DENGAN METODE BINA MARGA PADA RUAS JALAN
SAMPANG - PAMEKASAN (Sta.84+000 ? 97+000)
EUSEBIUS CERINO BEKA
0653010035
Abstrak
Jalan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi sebagai prasarana
perhubungan darat yang memegang pranan penting dalam kehidupan manusia,
dengan adanya jalan yang memadai dapat memperlancar distribusi barang dan
jasa serta manusia.
Perencanaan perkerasan merupakan salah satu upaya untuk mengatasi
permasalahan lalu lintas yang terjadi di pulau Madura, sehingga diperlukan
penambahan kapsitas jalan yang tentu akan memerlukan metode efektif dalam
perancangan maupun perencanaan agar diperoleh hasil yang terbaik dan
memerlukan unsur kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi pengguna jalan
sehingga pengambilan batas ijin mengacu pada metode yang dikeluarkan oleh
BINA MARGA. Dalam penulisan tugas akhir ini lokasi yang dipakai adalah jalan
Sampang ? Pamekasan dengan (Sta.84+000 ? 97+000) dan juga menggunakan
jenis perkerasan yang berbeda yaitu perkerasan lentur dan perkerasan kaku, dari
kedua hasil jenis perkerasan tadi dibuat suatu perbandingan beban operasional lalu
lintas yang membuktikan efisiensi biaya pelaksanaan dan biaya pemeliharaan
perkerasan mana yang lebih baik dengan umur rencana 20 tahun.
Dari hasil perhitungan yang telah dibuat pada tugas akhir ini didapat beban
operasional yang melewati jalan Sampang ? Pamekasan pada tahun ke-20 sebesar
70.679 smp / hari. Untuk tebal perkerasan lentur didapat lapisan perkerasan
LASTON MS 744 dengan tebal 10 cm, laston atas 15 cm dan lapisan pondasi
bawah sirtu (kelasa A 70 %) dengan tebal 30 cm, dan untuk perkerasan kaku
dengan lapisan pelat beton (surface) K-350 dengan tebal 21 cm, dengan sub-base
dengan tebal 15 cm. Diketahui juga biaya investasi awal dan biaya perawatan
untuk perkerasan lentur pada tahun ke-20 sebesar Rp 16.581.985 / m? sedangkan
untuk perkerasan kaku sebesar 20.549.776, / m?.
Kata kunci :Perkerasan lentur, perkerasan kaku, metode BINA MARGA