Abstract :
ALTERNATIF PENGGUNAAN STRUKTUR RANGKA BAJA
PADA GEDUNG D?SOYA HOTEL DENGAN METODE SISTEM
RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS
ABSTRAK
Disusun Oleh:
Thomas Arya Pideksa
0753010053
Dalam pembangunan gedung bertingkat tinggi, konstruksi baja merupakan
salah satu pilihan yang cukup atraktif. Gedung D?SOYA HOTEL yang strukturnya
dari beton bertulang akan dirancang ulang menjadi struktur rangka baja dengan
metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Sistem Rangka Pemikul
Momen Khusus (SRPMK) dipakai untuk daerah dengan resiko gempa tinggi
(wilayah gempa 5 dan 6). Perencanaan yang akan dilakukan hanya perhitungan
struktur atas yaitu perencanaan balok baja, kolom baja dan sambungan balok ke
kolom. Dalam kebutuhan fungsi ruang gedung D?SOYA HOTEL, terdapat
kebutuhan ruang terbuka yang luas dengan bentang balok utama cukup panjang,
mencapai 10 (sepuluh) meter. Sehingga terdapat permasalahan, bagaimana
mendesain balok baja dengan bentang yang panjang agar tidak terjadi lendutan yang
terlalu besar? Dari hasil perencanaan untuk gedung tersebut diperoleh hasil
perencanaan umum sebagai berikut: gording menggunakan C 125x50x20x2,3. Kudakuda
solid beam menggunakan WF 200x150x6x9. Balok anak untuk atap dan lantai
menggunakan WF 350x250x9x14 untuk bentang 8 m, sedangkan untuk bentang 5,10
m dan 5,80 m menggunakan WF 300x150x5,5x8. Balok induk untuk atap dan lantai
menggunakan WF 450x300x10x15 untuk bentang 10,2 m, WF 400x200x8x13 untuk
bentang 8 m, 5 m, 4 m dan WF 350x250x9x14 untuk bentang 5,8 m. Kolom yang
digunakan untuk semua tingkat menggunakan HC30; 458x417x30x50.
Kata kunci : LRFD, struktur rangka baja, SRPMK, sambungan balok kolom