Abstract :
GEOSINTETIK UNTUK PERENCANAAN
PERKERASAN LENTUR DI ATAS TANAH LUNAK DI
GRESIK-LAMONGAN STA 27+ 250 ? STA 32 + 550
ABSTRAK
Ruas jalan Gresik?Lamongan merupakan jalan arteri, dengan kondisi eksisting
jalan lama adalah 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2)UD, dengan lebar 7 m dan lebar bahu
jalan 2 m, direncanakan pelebaran jalan 14 m menjadi 4 lajur 2 arah tak terbagi
(4/2)UD yang dikarenakan peningkatan volume kendaraan dengan derajat kejenuhan
(DS) = 0,78 (DS>0,75). Di dalam perencanaan ini juga direncanakan lapis tambahan
(overlay) pada lapisan jalan lama dan perencanaan jalan baru dengan perkerasan
lentur dan perkuatan geotekstil pada lapisan subgrade.
Dalamnya lapisan tanah dasar yang berupa tanah lempung berlanau
menyebabkan daya dukung tanah dasar dilokasi studi Gresik-Lamongan sangat kecil
dengan nilai CBR 1,44%. Kandungan lempung pada tanah dasar mencapai angka
41% - 57% dan nilai batas cairnya sekitar 54%-98%. Dibeberapa tempat mempunyai
kadar air 39% - 49% bahkan mencapai 77%, berarti tanah dasar mendekati batas
cairnya dengan kata lain subgrade dalam kondisi cair.
Berdasarkan kondisi di atas upaya untuk memperbaiki keadaan tersebut
digunakan bahan geosintetik yaitu geotekstil sebagai perkuatan dan pemisah,
sehingga mencegah bercampurnya tanah dasar yang berupa lempung dengan material
timbunan dan menjaga kestabilan tipmbunan terhadap keruntuhan dan mampu
menerima beban dari atas.
Setelah diberi perkuatan geotekstil dan material baru untuk timbunan diharapkan
geotekstil berfungsi dengan baik, sehingga rencana nilai CBR 10 % pada tanah
timbunan dapat tercapai dari nilai CBR tanah dasar asli sekitar 1,44 %. Dengan nilai
CBR 10 % ini, direncanakan untuk perkerasan jalan dan ditetapkan besarnya
koefisien relatif bahan.
Dari analisa perhitungan dengan menggunakan metode analisa komponen dari
Bina Marga, maka didapatkan tebal masing-masing perkerasan sebagai berikut :
- Lapis permukaan (laston MS 744) =
10 cm
- Lapis pondasi atas (batu pecah kelas A)
= 25 cm
- Lapis pondasi bawah (sirtu kelas A) =
10 cm
- Lapis timbunan tanah kepasiran =
50 cm
- Lapis geotekstil (Polypropylene woven
geotextile) = 3 lapis (UW-200 black)
Kata kunci : jalan diatas tanah lunak, geotekstil, perkerasan lentur