DETAIL DOCUMENT
ANALISIS IMPOR KENDARAAN BERMOTOR DARI JEPANG KE INDONESIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
REYSAN , KHARISMADA
Subject
HB221 Price 
Datestamp
2011-10-24 07:17:05 
Abstract :
Ekspor impor mempunyai potensi permintaan bermotor dengan urutan kedua sesudah komoditi hasil kayu, sehingga kendaraan bermotor perlu dikembangkan agar dapat diimpor. Pengekspor kendaraan bermotor terbesar di Indonesia adalah negara Jepang, menurut data yang ada impor kendaraan bermotor beberapa tahun ini mengalami penurunan dan kenaikan nilai ekspornya. Kendaraan bermotor dari negara Jepang merupakan kendaraan yang paling dominan dan diminati oleh penduduk Indonesia. Hal ini tampak dari banyaknya dijumpai di jalan-jalan seluruh pelosok tanah air orang-orang yang mengendarai kendaraan bermotor buatan negara Jepang misalnya merk Yamaha, Honda, Suzuki untuk sepeda motor, lalu Toyota, Honda, dan Suzuki untuk mobil. Atas dasar pemikiran tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah nilai tukar rupiah terhadap dollar (US), pendapatan perkapita, inflasi, Jumlah penduduk dan harga impor secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap impor kendaraan bermotor dari Jepang ke Indonesia. Penelitian ini menggunakan data skunder yang diperoleh Badan Pusat Statistik Jawa Timur mulai tahun 1993-2007, data tersebut dianalisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda melalui uji-F dan uji-t dengan asumsi klasik BLUE. Dari pengujian F diperoleh hasil besarnya nilai F hitung lebih besar dari F tabel dengan taraf signifikan kurang dari 0.05, hal ini berarti variabel ? variabel bebas diteliti secara simultan mampu berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat, baik pada impor motor maupun impor mobil. Hal ini berarti hipotesis yang menyatakan diduga nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, pendapatan perkapita dan inflasi berpengaruh secara simultan terhadap impor motor dan impor mobil telah terbukti kebenarannya. Dari hasil pengujian terhadap impor motor (Y1) dilihat dari t-tabel kurang dari 0,05 yang dilakukan pada variabel nilai tukar rupiah (X1) yaitu 0,038 berpengaruh terhadap impor kendaraan bermotor, pendapatan perkapita (X2) yaitu 0,623 tidak berpengaruh terhadap impor kendaraan bermotor, inflasi (X3) yaitu 0,442 tidak berpengarug terhadap impor kendaraan bermotor, jumlah penduduk (X4) yaitu 0,795, tidak berpengaruh terhadap impor motor (Y1). 
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur