Abstract :
Dalam dunia perbankan di Indonesia pada saat sekarang ini, perbankan
merupakan kebutuhan masyarakat. Hal ini didukung dengan kinerja dan
kontribusi dunia perbankan terhadap perkembangan perekonomian di Indonesia
selama beberapa tahun terakhir ini dan akan berlanjut sampai pada tahun-tahun
berikkutnya. Kinerja ini semakin nyata ketika badai krisis ekonomi yang melanda
Indonesia. Perbankan Konvensional banyak yang terpuruk tapi tidak sedikit yang
bertahan bahkan mampu menunjukkan perkembangannya. Perkembangan suatu
banj tidak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap sistem kerja yang
ditawarkan bank tersebut kepada nasabahnya. Atas dasar pemikiran tersebut
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal apa saja yang membuat
masyarakat tetap memilih bank konvensional untuk memenuhi kebutuhan
transaksi keuangannya
Peneliti ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan meyebarkan
140 kuisioner kepada nasabah PT. BRI Persero Cabang Sedati Sidoarjo. Tahnik
penentuan sampel menggunakan metode accidential sampling yaitu teknik
penentuan berdasarkan kebetulan, maksudnyya siapa saja yang secara kebetulan
bertemu dengan peneliti dapat dipilih sebagai sampel. Skala pengukuran untuk
indikator-indikator empiris dari setiap variabel adalah skala semantic differential
dangan nilai skala interval sebesar 1 sampai 7. analisis data pengujian hipotesis
menggunakan teknik Structural Equation Modelling (SEM) dengan program
AMOS 4.0.
Hasil penelitian menunjukkan faktor Suku Bunga, beberapa dimensi dari
Bauran Pemasaran dan Kaulitas jasa berudimensi dangan preferensi masyarakat
dalam menggunakan produk bank tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa faktor Suku Bunga dan Faktor Bauran Pemasaran berpengaruh positif
terhadap tingkat preferensi masyarakat terhadap penggunaan produk bank
konvensional di PT. BRI Persero Cabang Sedati Sidoarjo