Abstract :
Perusahaan yang berorientasi pada motif laba maka akan berupaya untuk
mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin dan menekan biaya hingga menjadi
se-efisien mungkin. Perusahaan yang berorientasi profit motif dalam aktivitas operasinya
dituntut untuk mempertimbangkan serta memperhitungkan situasi dan kondisi perusahaan
dimasa yang akan datang. Investasi modal kerja sangat penting dalam menjaga
kelancaran operasi perusahaan dan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba.
Modal kerja menunjukan kekayaan perusahaan yang tertanam dalam aktiva lancar yang
terdiri dari kas, surat-surat berharga, piutang dan persediaan. Atas dasar pemikiran
tersebut penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengelolahan
modal kerja (perputaran kas,perputaran piutang, perputaran persediaan) sehingga dapat
efektif dan efisien.
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa
laporan keuangan perusahaan yang akan dijadikan sampel penelitian dari tahun 2003
sampai dengan 2008.Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Bursa Efek
Indonesia serta di dalam Indonesian Capital Market Directory yang berupa laporan
keuangan dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2008 yang terdiri dari laporan rugi laba
dan neraca. Untuk memenuhi tujuan penelitian, hipotesis diuji dengan analisis regresi
linier berganda.
Dari uji regresi berganda tersebut dapat disimpulkan bahwa : (1) Terdapat
pengaruh negatif perputaran kas terhadap profitabilitas. (2) perputaran piutang tidak
berpengaruh terhadap profitabilitas. (3) Perputaran persediaan berpengaruh positif
terhadap profitabilitas.