DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Pengembangan Karir Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Rsud Raa Soewondo Pati
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Umegawati, Dyah
Subject
Manajemen personel. Manajemen sumber daya manusia. Manajemen tenaga kerja. 
Datestamp
2014-02-10 03:50:36 
Abstract :
Agar tujuan sebuah rumah sakit bisa tercapai sangat dipengaruhi oleh kinerja perawat. Suatu organisasi akan selalu berusaha dan berharap kinerja perawatnya untuk selalu meningkat, dengan harapan apa yang menjadi tujuannya akan tercapai. Pengembangan karir dan budaya organisasi merupakan faktor yang bisa meningkatkan kinerja organisasi dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) apakah ada pengaruh pengembangan karir dan budaya organisasi secara parsial terhadap kinerja perawat di RSUD RAA Soewondo Pati ? 2) apakah ada pengaruh pengembangan karir dan budaya organisasi secara berganda terhadap kinerja perawat di RSUD RAA Soewondo Pati ? Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) untuk menguji pengaruh pengembangan karir dan budaya organisasi secara parsial terhadap kinerja perawat di RSUD RAA Soewondo Pati. 2) untuk menguji pengaruh pengembangan karir dan budaya organisasi secara berganda terhadap kinerja perawat di RSUD RAA Soewondo Pati. Pengumpulan data yang digunakan menggunakan dokumentasi dan kuesioner yaitu metode yang digunakan untuk mendapatkan data dari daftar pertanyaan yang telah dibuat lebih dahulu, yang nantinya diajukan kepada responden pada obyek penelitian. Dengan hasil penelitian sebagai berikut : 1. Secara parsial variabel pengembangan karir dan budaya organisasi terbukti memiliki pengaruh terhadap variabel kinerja. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai t hitung masing – masing variabel pengembangan karir, budaya organisasi 5,969 dan 3,950 ternyata lebih besar dari t tabel = 1,658. 2. Secara berganda pengembangan karir, budaya organisasi dan terbukti memiliki pengaruh terhadap variabel kinerja. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai F hitung = 122,475 ternyata lebih besar dari F tabel = 5,18.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus