Abstract :
Buah sirsak dan bunga rosella sangat bermanfaat karena sumber vitamin A, B,
C, dan fosfor, kalsium serta serat. Untuk memperoleh manfaat yang optimal dari
buah-buahan tersebut, perlu diikuti dengan upaya perbaikan mutu produk olahan
yang sudah ada dan diversifikasi pengolahan menjadi produk-produk olahan lain.
Salah satunya yaitu pembuatan fruit leather. Kriteria yang diharapkan dari fruit
leather adalah warnanya yang menarik,teksturnya yang sedikit liat dan kompak, serta
memiliki plastisitas yang baik sehingga dapat digulung (tidak mudah patah). Untuk
menghasilkan fruit leather dengan kriteria tersebut maka ditambahkan gum arab yang
diharapkan dapat memperbaiki plastisitas dari fruit leather tersebut. Selain itu
dilakukan penambahan gula sebagai aplikasi pengawetan produk.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik
antara konsentrasi gum arab dan gula yang menghasilkan fruit leather dengan sifat
fisik, kimia yag baik dan disukai konsumen.Metode penelitian ini disusun secara
faktorial dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor
pertama adalah konsentrasi gum arab (0,3%, 0,6%, 0,9%) dan faktor kedua adalah
konsentrasi gula (20%, 30%, 40%) dengan parameter yang diamati adalah kadar air,
total asam, aktivitas air (aw), tekstur, pH, daya putus dan uj organoleptik. Selain itu
juga dilakukan pengamatan pada perlakuan terbaik dengan parameter vitamin C, serat
kasar dan gula reduksi serta aktivitas air (aw) dan total kapang pada masa
penyimpanan 0, 7, 14, 21 minggu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan konsentrasi gum arab 0,6%
dan gula 40% menghasilkan fruit leather sirsak-rosella dengan sifat kimia dan
organoleptik terbaik yaitu kadar air 14,517%, total asam 0,8179 mg/g, aw 0,64,
tekstur 0,158 mm/g.dt, pH 3,48, dan daya putus 2,3958 N. Analisis finansial
didapatkan BEP prosen titik impas 21,37% atau 53.769 bungkus, NPV Rp 5.772.314,
IRR 23,447%, Net B/C 1,0045.