Abstract :
Tempe gembus merupakan tempe yang terbuat dari ampas dalam pembuatan tahu
Pada proses pengolahan susu kacang juga menghasilkan ampas kacang. Sedangkan ampas
kebanyakan digunakan untuk pakan ternak.. Ampas kacang yang sudah ada antara lain jenis
kacang hijau, kacang merah dan kacang tunggak. Karena mempunyai kandungan protein,
karbohidrat, air dan lemak yang hampir sama nilai gizinya. Untuk meningkatkan nilai
ekonomis ampas kacang, maka ditambahkan konsentrasi ragi dengan proses fermentasi
sehingga menghasilkan produk tempe gembus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas dari berbagai jenis
kacang - kacangan dengan konsentrasi ragi untuk dibuat tempe gembus, sehingga dapat
diterima oleh konsumen.
Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari
2 faktor yaitu ampas (kacang hijau), (kacang merah) dan (kacang tunggak) serta konsentrasi
ragi 0,1%, 0,2% dan 0,3%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik yaitu ampas kacang merah
dan konsentrasi ragi 0,3%, kadar air 74,774%, Aw 0,98%, kadar protein terlarut 3,733%,
kadar serat kasar 1,7376%, kadar abu 0,599% dan tekstur 1,892%. Hasil rata-rata uji scoring
menunjukkan nilai aroma 4,76, warna 4,53, dan kekompakan 4,88.
Hasil analisis finansial diperoleh nilai Brake Event Point (BEP) sebesar 21,51%, atau
sebesar Rp. 78.534.401,52 dengan kapasitas 15.000 bungkus/tahun, Pay Back Periode (PP)
perusahaan 3 tahun 10 bulan, benefit Cost Ratio sebesar 1,50, NPV 66.936.538,- dan IRR
sebesar 24,16%.