Abstract :
Dalamlingkunganbisnis yang kompetitif, perusahaantidakhanyadiharapkansebagaiorganisasi yang mewujudkankemakmuran.Untukmewujudkanhaltersebut.Hal inimendoronginvestoryangrasionaluntukselalumempertimbangkanrisikodantingkatpengembalian yang diharapkandarisetiapsekuritas. Return On Equity (ROE) mengukurseberapabesarlababersih yang diperolehperusahaan. Aruskasoperasi (operating cash flow) merupakanindikator yang menentukanapakahdarihasiloperasinyaperusahaandapatmenghasilkanaruskas. EVA merupakantujuanperusahaanuntukmeningkatkannilaiatauvalue addeddari modal yang telahditanamkanpemegangsahamdalamoperasiperusahaan, Return merupakanhasil yang diperolehdariinvestasi.Return yang diharapkan investor dariinvestasi yang dilakukannyamerupakankompensasiatasbiayakesempatan (opportunity cost) danrisikopenurunandayabeliakibatadanyapengaruhinflasi.
Populasidalampenelitianiniadalahperusahaanbarangkonsumsi di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011 sebanyak 18 perusahaandenganmetodepurposive samplingdidapatkan 15 sampelperusahaan.Analisis data menggunakanujiasumsiklasik, uji t (parsial), uji F (berganda), ujiregresi linear berganda.
Berdasarkan data-data danhasilujipenelitianinidapatdiambilkesimpulanbahwasecaraparsialVariabelReturn On Equity (ROE), Variabel perubahan Arus Kas Operasi (AKO) danVariabelEconomic Value Added (EVA)berpengaruhsignifikanterhadapReturn Yang DiterimaOleh Pemegang Saham pada Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI periodetahun 2009-2011. SecarabergandaVariabelReturn On Equity (ROE), Variabel perubahan Arus Kas Operasi (AKO) danVariabelEconomic Value Added (EVA)berpengaruhsignifikanterhadapReturn Yang DiterimaOleh Pemegang Saham pada Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI periodetahun 2009-2011.
Kata Kunci :Return On Equity (ROE), Perubahan Arus Kas Operasi (AKO)Economic Value Added (EVA), danReturnSaham.