Abstract :
Dunia semakin menyadari bahwa krisis lingkungan yang terjadi dewasa ini
membutuhkan perhatian ekstra, tak mudah mendapatkan air tanah yang memenuhi
syarat kesehatan. Salah satu solusi yang paling masuk akal mengatasi problem air
bersih adalah dengan memanfaatkan teknologi ultraviolet (UV) dan Reverse
Osmosis (R.O) yang biasa disebut air R.O. Untuk daerah Surabaya, informasi
yang terkait dengan masalah keamanan penggunaan air R.O belum tersampaikan
secara benar ke Masyarakat.
Sehubungan dengan permasalahan diatas, maka permasalahan yang muncul
berapakah nilai WTP masyarakat terhadap air Reverse Osmosis (RO), dan
berapakah nilai WTP masyarakat apabila ada skenario jumlah air Reverse
Osmosis (RO) banyak dan mudah dijangkau oleh warga, serta faktor ? faktor
apakah yang berpengaruh dan besar pengaruh tersebut nilai WTP masyarakat.
Nilai WTP Masyarakat terhadap air R.O (Reverse Osmosis) adalah pada
rentang nilai antara Rp 5.772,73 hingga Rp 8.733,33. Nilai WTP tidak terlalu
banyak berubah dengan adanya skenario jumlah air R.O (Reverse Osmosis)
banyak dan mudah dijangkau meskipun probabilitas WTP mengalami sedikit
peningkatan, dimana nilai WTP skenario tidak berbeda jauh dengan nilai WTP
initial. Pergeseran ini disebabkan dengan skenario tersebut maka daya beli
masyarakat di daerah Surabaya barat semakin tinggi, hal ini sesuai dengan
pengaruh positif pendapatan yang tinggi terhadap nilai WTP. Faktor yang
berpengaruh positif terhadap WTP adalah usia, jenis pekerjaan, pendapatan, ratarata
pembelian dan kandungan air minum. Sedangkan yang berpengaruh negatif
adalah jenis kelamin dan pendidikan. Berdasarkan faktor ? faktor yang ada maka
di butuhkan pengembangan informasi air R.O (Reverse Osmosis) dan
meningkatkan manajemen pemasarannya, khususnya daerah Surabaya Barat.