Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Diajeng Arianti, Puspaningtyas
Subject
K Law (General)
Datestamp
2011-11-07 10:00:41
Abstract :
Kehidupan bermasyarakat, tidak lepas dari kaidah hukum yang mengatur
masyarakat itu. Permasalahan yang tercipta selama proses interaksi itu adakalanya
hanya menguntungkan salah satu pihak saja, disinilah hukum berperan sebagai
penegak keadilan. Masalah penyalahgunaan narkotika merupakan masalah yang
sangat kompleks, yang memerlukan upaya penanggulangan secara komprehensif
dengan melibatkan kerja sama multidispliner, multisektor, dan peran serta
masyarakat secara aktif yang dilaksanakan secara berkesinambungan, konsekuen
dan konsisten. Sasaran pembinaan terpidana perkara narkotika ditujukan kepada
kelompok pemakai/pecandu yang menjadi korban kejahatan dari para
pemasok/pengedar narkotika tersebut. Narapidana yang telah mengetahui segala
sesuatunya tentang proses pengadilan, maka pola pembinaannya diserahkan
kepada Lembaga Pemasyarakatan di mana mereka menjalani hukuman. Secara
umum pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Sidoarjo
bertujuan agar mereka dapat menjadi manusia seutuhnya sebagaimana yang telah
menjadi arah pembangunan nasional.
Permasalahan yang diajukan adalah bagaimana pembinaan yang diberikan
Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Sidoarjo terhadap narapidana yang
melakukan tindak penyalahgunaan narkotika; Hambatan apa saja yang terjadi
dalam melakukan proses pembinaan para narapidana penyalahgunaan narkotika
di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Sidoarjo.
Jenis Penelitian ini adalah Yuridis empiris yang bersifat deskriptif analisis,
yaitu mendeskripsikan, menggambarkan, menelaah dan menjelaskan secara
analisis permasalahan yang dikemukakan.
Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer yang
sumbernya berasal dari narasumber atau responden, dalam hal ini Kepala dan
Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sidoarjo , dan digunakan data
sekunder yang sumbernya berasal dari berasal dari perundang-undangan, hasil
karya dari kalangan umum dan berbagai litelatur yang mendukung penelitian ini.
Hasil penelitian dapat disimpulkan Program pembinaan narapidana
penyalahgunaan narkotika yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Sidoarjo merupakan sebuah program yang memadukan berbagai metode yang
meliputi aspek medis, sosial, kerohanian dan ketrampilan. Kurangnya tenaga
profesional seperti tenaga ahli di bidang psikologi, tenaga kesehatan, pengajar dan
pelatih ketrampilan bagi narapidana membuat proses pembinaan kurang berjalan
secara efektif. Keterbatasan SDM yang berkualitas dan benar-benar memahami
pelaksanaan program pembinaan narapidana penyalahgunaan narkotika dapat
dilihat dari kurangnya motivasi petugas yang mengawasi keadaan peserta
rehabilitasi secara terus menerus, sehingga kegiatan dalam blok kurang dapat
diamati.