DETAIL DOCUMENT
PENGUBAHAN KEBIASAAN BERBICARA KASAR DAN KOTOR MELALUI LAYANAN BIMINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIIc MTs ISMAILIYYAH NALUMSARI JEPARA TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Sayyidah, Nur
Subject
Pendidikan (Umum) 
Datestamp
2014-02-17 05:16:33 
Abstract :
Sayyidah Nur, 2013. ”Pengubahan Kebiasaan Berbicara Kasar Dan Kotor Melalui Layanan Bimingan Kelompok Pada Siswa Kelas VIIc MTs Ismailiyyah Nalumsari Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013”. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muria Kudus. Pembimbing: (I). Drs. Sukiman, M.Pd, (II). Dra. Sutarti, SE. MM. Kata Kunci: Berbicara Kasar dan Kotor, Bimbingan Kelompok. Dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perkembangan jaman, para siswa MTs sekarang, moral dan etika dalam masyarakat sedikit demi sedikit mulai terkikis dengan seiring perkembangan jaman. Karena adanya perkembangan ini, beberapa siswa MTs Ismailiyyah Nalumsari mulai terkikis dalam hal tata krama dengan guru, dan sopan santun dengan orang yang lebih tua, terlebih cara berbicaranya, suatu contoh yaitu “cara adat orang Jawa apabila ada seorang anak yang berbicara dengan orang yang lebih tua harus berbahasa yang baik (bahasa jawa krama alus) dan jika bertemu dengan orang yang lebih tua harus menghormati dan agak menundukkan kepala,” semua itu sudah mulai berkurang dalam kebiasaan masyarakat, terutama di sekolah. MTs Ismailiyyah pada dasarnya merupakan lembaga yang memiliki visi dan misi untuk menciptakan siswa yang berperilaku dan memiliki akhlak yang baik sesuai dengan ajaran agama islam. Akan tetapi pada kenyataannya masih banyak siswa yang berbicara kasar dalam interaksi yang terjadi pada siswa. Apabila kebiasaan itu terjadi terus menerus maka itu akan menjadi pribadi yang buruk pada siswa dan bisa berdampak pada kualitas dari peserta didik di sekolah tersebut. Disamping itu peneliti juga mengetahui setiap perkembangan siswanya karena peneliti bekerja dilembaga tersebut. Sehingga di adakanlah penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak dari masalah tersebut dan mencari solusi bagaimana kebiasaan berbicara kasar dapat berubah kearah yang lebih baik dari sebelumnya. Kondisi ini mengakibatkan kebiasaan berbicara kasar dan kotor beberapa siswa yang sedang dalam jenjang pendidikan. Supaya cara berbicara siswa tidak semakin melenceng jauh dari nilai dan norma yang ada, maka pengubahan kebiasaan berbicara kasar dan kotor siswa MTs Ismailiyyah sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi kebiasaan berbicara kasar dan kotor siswa, sehingga siswa MTs Ismailiyyah menjadi siswa yang berakhlak mulia sesuai dengan visi dan misi yang ada. Dalam penelitian ini, rumusan masalah adalah: Bagaimana mengubah kebiasaan berbicara kasar dan kotor melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIIc MTs Ismailiyyah Nalumsari Tahun Pelajaran 2012/ 2013? Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1. 1. Untuk mendiskripsikan pengubahan kebiasaan berbicara kasar dan kotor sebelum dan sesudah menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIIc MTs Ismailiyyah Nalumsari Tahun Pelajaran 2012/ 2013. 2. Untuk diperolehnya pengubahan kebiasaan berbicara kasar dan kotor sesudah menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIIc MTs Ismailiyyah Nalumsari Tahun Pelajaran 2012/ 2013. Kegunaan teoritis: Penelitian ini akan memberikan sumbangan pemikiran bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya bimbingan dan konseling tentang model-model pembinaan siswa dengan menggunakan bimbingan kelompok berdasarkan komitmen bersama melalui kelompok , bertutur kata yang baik dan mempunyai tata krama dalam berinteraksi kepada semua siswa. Kegunaan praktisnya: 1. Peserta didik memperoleh pemahaman serta informasi tentang pentinya berperilaku yang sopan dan santun yang diterapkan dalam kegiatan belajar maupun dalam berinteraksi kepada semua orang disekelilingnya dengan tata krama bertuturkata tanpa bekata yang kasar dan kotor. 2. Sebagai bahan acuan untuk melaksanakan layanan bimbingan konseling dengan sungguh-sungguh, dan mengetahui betapa pentingnya layanan bimbingan konseling bagi siswa khususnya layanan bimbingan kelompok terhadap kebiasaan berbicara kasar dan kotor siswa. 3. Sebagai pedoman kebijakan layanan bimbingan konseling, terutama bimbingan kelompok untuk membantu perubahan kebiasaan berbicara kasar dan kotor siswa. Sesuai judul penelitian, maka ruang lingkup penelitian adalah Penelitian tindakan kelas ini membahas mengenai pengubahan kebiasaan berbicara kasar dan kotor siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VII.c MTs Ismailiyyah Nalumsari Jepara Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian dilakukan selama 4 bulan yaitu dari bulan Maret sampai Juni 2013”. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Perubahan dari siswa dalam penelitian ini dapat dilihat dari hasil observasi perubahan kebiasaan berbicara kasar dan kotor setelah diberi tindakan bimbingan kelompok. Melalui dinamika kelompok yang intensif, permasalahan yang dialami siswa mendorong pengembangan perasaan, pikiran, persepsi, 
Institution Info

Universitas Muria Kudus