Abstract :
ABSTRAKSI
Saat ini konsep tentang Supply Chain telah banyak dibicarakan oleh
pakar-pakar manajerial perusahaan, hal ini dimulai dengan adanya suatu
kesadaran bahwa Supply Chain (rantai pengadaan) merupakan suatu bagian yang
sangat penting bagi perusahaan. Untuk dapat bersaing dengan para pesaingpesaingnya,
suatu perusahaan harus mempunyai profit dan selalu menjaga
kepuasan konsumennya, Supply Chain itu sendiri didukung oleh faktor Internal
dan faktor Eksternal. Faktor Internal yang mana didalamnya terdiri dari Supplier
Sistem, Product Design, Production System, dan Delivery Sistem. Faktor
Eksternal yang didalamnya termasuk supplier dan distributor atau retailer yang
merupakan konsumen dari perusahaan juga harus diperhatikan oleh perusahaan
untuk dapat mendukung tercapainya 2 hal tersebut diatas.
CV.Bina Teknik merupakan salah satu perusahaan produksi yang menghasilkan
produk alat pendingin yang berada di Sidoarjo. Bidang usaha yang dilakukan CV.Bina
Teknik adalah pembuat alat pendingin yang sesuai dengan jenis pemesanan, mulai dari
order (pemesanan dari pelanggan), input (bahan baku), proses transformasi (atau proses
produksi) menjadi output (barang jadi). Dengan ini, penilaian fleksibilitas supply
chain perlu dilakukan agar perusahaan dapat mengetahui tingkat fleksibilitas
supply chain. Karena pengukuran hanya diterapkan pada bagian produksi dengan
indikator kinerja seperti efisiensi mesin dan efisiensi total, sedangkan untuk
penilaian fleksibilitas di perusahaan yang mencakup empat dimensi yaitu supplier
system, product design, production system, dan delivery system masih belum ada
sehingga belum dapat menginformasikan fleksibilitas supply chain secara
menyeluruh.
Dengan adanya masalah tersebut maka dilakukan penelitian tentang fleksibilitas
supply chain, yaitu kemampuan perusahaan dalam menghadapi fluktuasi-fluktuasi
yang terjadi, dimana fleksibilitas sendiri berhubungan dengan mesin, proses,
aliran bahan baku, tipe, pekerja, dan semua digabung menjadi sebuah sistem
manufaktur dan sistem produksi. Fleksibelitas mencakup empat dimensi yaitu
Supplier System, Product Design, Production System, dan Delivery System.
Dengan harapan dapat diketahui fleksibilitas supply chain yang ada di CV.Bina
Teknik dan parameter-parameter apa saja yang diprioritaskan untuk diperbaiki
yang ada di CV.Bina Teknik.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh di CV.Bina Teknik
menunjukkan bahwa tingkat fleksibilitas supply chain yang ada di perusahaan
tidak ada yang mencapai 100% dimana seluruh dimensi utama mencapai
prosentase di atas 80%, secara berurutan prosentase dari yang terkecil hingga
yang terbesar yaitu Delivery System 93.67%, Product Design 93.55%, Production
System 90.14%, Supplier System 95.12%.
Kata kunci : Fleksibilitas supply chain, supplier system, product design,
production system, delivery system, efisiensi, level, subyektif,
fungsional