Abstract :
Nugroho, Wahyu.2013, “PenerapanKonseling Rational Emotive UntukMengatasiKondisiPsikologisAkibatPerceraian Orang TuaPadaSiswa SMA 1 Jekulo Kudusâ€.Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus, Dosen Pembimbing I Drs. H.Sucipto, M.Pd., Kons. Dosen Pembimbing II Dra. Sumarwiyah, M.Pd.Kons.
Kata Kunci:Konseling RET, KondisiPikologis
Latarbelakangpenelitianadasebagiansiswa SMA 1 Jekulo Kudus tahunpelajaran 2012/2013 yang mengalamitekananpsikologisepertitumbuh rasa tidakamandankemurunganberkepanjangansehinggaseringkalimalassekolahdanbelajar, merasarendahdiridanmenutupdiridaripergaulandenganteman-temansekolahnya, halinikarena orang tuamengalamiperceraian. Rumusanmasalah: BagaimanapenerapankonselingRET dapatmembantumenanganidampakpsikologispadasiswayang orang tuanyamengalamiperceraiandi SMA 1 JekuloKudus TahunPelajaran 2012/2013?Tujuanpenelitian: 1. Menemukanfaktor-faktorpenyebabdampakpsikologispadasiswa yang orang tuanyamengalamiperceraian. 2. Untukmengetahuipenerapankonseling RET dalammembantumenanganidampakpsikologispadasiswayang orang tuanyamengalamiperceraian. Kegunaanpenelitian: 1. KegunaanTeoritis: Menambahkhasanahperpustakaan. 2. KegunaanPraktis: a. BagiKepalaSekolah, sebagaimasukantentangpentingnyapemberianlayananbimbingandankonselingbagisiswa yang tertekansebagaidampakpsikologis. b. BagiKonselor, masukanbagikonselordalammengatasidampakpsikologiskarenaperceraian orang tua. c. BagisiswaMembantumenghilangkandampakpsikologis yang timbulkarenaperceraian orangtua. d. Bagipenelitidijadikanpengalamandalammengatasidampakpsikologiskarenaperceraian orang tua.
Perceraianmerupakankulminasidaripenyesuaianperkawinan yang buruk, yang terjadiapabilaantarasuamidanistrisudahtidakmampulagimencaricarapenyelesaianmasalah yang dapatmemuaskankeduabelahpihak. Akibatperceraian,berdampaknegatifterhadapkondisipsikologisanak, seperti; perasaansedih, rasa kehilangan, kesulitanpenyesuaiandiri, kesulitanbelajar, ataupenarikandiridarilingkungansosial.Pengentasannyamelaluikonseling RET untukmemperbaikidanmerubahsikapdancaraberpikir yang irasionaldantidaklogismenjadipandangan yang rasionaldanlogis, melaluiteknikpersuasif, reinforcement, dan social modeling.Hipotesis: Penerapankonseling RET dapatmembantumenanganidampakpsikologisklien yang orang tuanyamengalamiperceraian.
Jenispenelitianadalahpenelitiankualitatifdeskriptifdenganpendekatanstudikasus. Tempatpenelitian di SMA 1 Jekulo Kudus.Teknikpengumpulan data wawancara, observasi, dandokumentasi.Teknikanalisis data induktif system Bacon, yaitupenelitimengumpulkanfaktor-faktortentangkondisikonseli, kemudianbarudapatditarikkesimpulantertentuataupemecahanmasalah.Subyekpenelitian AAR, JS dan AG.
Hasilpenelitian: Klien I (AAR) mengalamitekananpsikologisyaitumerasarendahdiriuntukbergauldenganteman-temansekolahkarenaperekonomian orang tuakurangmampudansulitberkonsentrasidalambelajar. Melaluikonseling RET teknikpersuasifklienmaumembukadiridalampergaulandanmotivasibelajarnya pun meningkat. Klien II (JS) mengalamitekananpsikologisyaitumenutupdiridanpasifdalamkegiatanbelajar.Melaluikonseling RET teknikReinforcementklienterlihatrileks, tenang, sertalebihpercayadiri. Klien III (AG) mengalamitekananpsikologissepertimurung, menutupdiridaripergaulan, rendahdiri, dantidakberminatdalambelajar.Melaluikonseling RET tekniksosial modeling kliendapatmerubahperilakumenjadilebihbaikdarimencontohperilaku model.
Simpulanfaktor internal daneksternal yang mempengaruhikondisipsikologisklien I (AAR) rendahdiridanfaktorekonomi orang tua yang kurangmampu. Klien II (JS) kurangpercayadiri, danhubungan interpersonal dengan orang tua yang kurangharmonis. Klien III (AG) rendahdiridankonsepdirinegatifdantidakberminatdalamkegiatanbelajarserta orangtua yang seringcekcok.
Disarankanbagisekolahmemonitoringdanevaluasiterhadapperilakusiswa, bagikonseloruntukmemberikankonseling RET menggunakanteknik yang tepat, bagisiswauntukterbukadankooperatifdengankonselor, orang tuatetapmemberikanperhatiandenganmenerapkankedisiplinandanmenciptakansuasananyaman, danuntukpenelitiselanjutnyauntukmemperbakiteknikkonseling RET.