Abstract :
ABSTRAK
Alih fungsi lahan sawah yang tidak terkendali dapat mengancam
kapasitas penyediaan pangan, dan bahkan dalam jangka panjang dapat
menimbulkan kerugian sosial. Di sisi lainnya, efektifitas implementasi
instrumen pengendalian alih fungsi selama ini belum berjalan optimal
sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, perlu dikaji dampak alih
fungsi lahan sawah di Jawa Timur.
Tulisan ini bertujuan untuk mengamati variabel yang berpengaruh
dan yang dipengaruhi dengan terjadinya Alih Fungsi Lahan Sawah, dan
Untuk menyusun alternatif strategi pengendalian Alih Fungsi Lahan
Sawah dalam rangka Ketahanan Pangan di Jawa Timur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan alih fungsi lahan
sawah semakin sering terjadi. Semakin meluasnya alih fungsi lahan akan
memiliki dampak buruk terhadap ketersediaan pangan di Jawa Timur
khususnya padi, karena 90 persen padi ditanam di lahan sawah,
sedangkan lahan sawah sering mengalami alih fungsi menjadi
penggunaan lahan non pertanian.
Untuk mengendalikan alih fungsi lahan diperlukan strategi berupa
strategi peraturan kebijakan, dan strategi partisipasi mayarakat. Dengan
ini maka instrumen untuk mengendalikan alih fungsi lahan semakin kuat.