Abstract :
Abstrak
Sampai saat ini, sistem database hanya mampu menangani data yang bersifat pasti. Begitu pula pada proses query, yang menggunakan bahasa Structure Query Language (SQL), kondisi-kondisi yang diberikan hanya mampu menangani kondisi yang sifatnya pasti. Dimana kondisi yang pasti tersebut berarti struktur dan parameter dari model telah diketahui secara tepat.
Sedangkan dalam kondisi yang nyata seringkali kita dihadapkan pada suatu kondisi yang memiliki nilai yang samar, tidak pasti (uncertain), atau ambigu. Seperti kondisi dimana kita akan mencari mahasiswa yang layak direkomendasikan untuk mendapat beasiswa. Kondisi yang samar berarti tidak terdapat suatu definisi yang pasti terhadap kondisi tersebut. Kondisi ambigu berarti suatu kondisi dimana terjadi ketidakjelasan dari beberapa pilihan yang harus diterima, yang mana yang benar.
Pada proses untuk menentukan atau mencari mahasiswa yang layak direkomendasikan untuk mendapat beasiswa, tentunya kita memiliki kriteria-kriteria mahasiswa yang layak untuk direkomendasikan. Kriteria-kriteria tersebut memiliki nilai yang tidak pasti. Sedangkan data yang ada pada database institusi adalah data yang bernilai pasti. Oleh karena itu, untuk menangani kriteria-kriteria yang memiliki nilai yang tidak pasti tersebut kita dapat menggunakan logika fuzzy.