Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
REZA , ACHDA MARTA
Subject
TD Environmental technology. Sanitary engineering
Datestamp
2011-11-15 04:13:38
Abstract :
ABSTRAK
Hampir setiap tahun dimusim penghujan terjadi banjir pada Kali Kuntulan yang
merupakan hilir dari Kali Kedunglarangan. Hal ini diakibatkan karena Kali Kuntulan
ini merupakan muara dari Kali Wrati, Kali Bangil Tak, dan Kali Kedunglarangan,
alurnya tercemari oleh adanya sampah ? sampah yang mengapung di sepanjang aliran
daerah ini, dan banyaknya penebangan hutan bakau di dibantaran sungainya hingga tepi
sungainya kelihatan seperti daratan yang mengakibatkan penampang sungai menjadi
sempit dan tidak mampu menampung debit air yang harus dialirkan oleh sungai ini.
Untuk itu maka diperlukan usaha menormalisasi sungai agar bisa mengembalikan kondisi
dan fungsi sungai yang ada.
Setelah dilakukan analisa hidrologi dan hidrolika dengan dibantu program HECRAS
terbukti Kali Kuntulan dengan kondisi eksisting tidak mampu menampung luapan
air yang terjadi sehingga perlu dilakukan perbaikan pada Kali Kuntulan tersebut.
Dengan bantuan program HEC-RAS, dapat diketahui besar kemampuan penampang Kali
Kuntulan mampu menampung 34,00 m³/dt, untuk Kali Bangiltak 2 mampu menampung
14,00 m³/dt, Kali Kedunglarangan 20,00 m³/dt. Kapasitas Kali Kuntulan tidak mampu
menampung dengan debit banjir kala ulang 2 th (Q2 th). Oleh karena itu dilakukan
normalisasi dengan Q10th, normalisasi dilakukan berupa pelebaran penampang sungai
untuk Kali Kuntulan 1 Section KL 19 ? KL 37 dengan Q10 Th = 962,852 m³/dt, b = 250
m, I = 0,00012, n = 0,025 , z = 1. Sedangkan pada Kali Kuntulan 2 Section KL 37 A ?
KL 70 dengan Q10 Th = 988,869 m³/dt, b = 350 m, I = 0,0012, n = 0,025 , z = 1. Dan pada
Kali Kuntulan 3 Section KL 71 ? KL 73 dengan Q10 Th = 1002,145 m³/dt, b = 400 m, I =
0,0012, n = 0,025 , z = 1. Dengan tinggi gelombang pasang surut rencana sebesar 1 m
pada masing ? masing kali.
Kata Kunci : banjir, normalisasi, program HEC-RAS.