Abstract :
Perusahaan perbankan adalah salah satu industri yang ikut berperan serta
dalam pasar modal. Analisis ini untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan
dengan menggunakan rasio-rasio. Untuk menilai tingkat kesehatan perbankan
digunakan metode CAMELS yang merupakan standar Bank Indonesia dalam
menilai tingkat kesehatan bank. Rasio CAMEL yang baik akan mendorong
semakin banyak investor untuk berinvestasi, sehingga berpengaruh terhadap
kenaikan harga saham. Atas dasar pemikiran tersebut penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh CAR, RORA, NPM, ROA dan LDR terhadap
perubahan harga saham pada perusahaan perbankan yang go public di Bursa Efek
Indonesia (BEI).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang go pubic di
Bursa Efek Indonesia sampai tahun 2009, yaitu sebanyak 29 bank. Sampel
ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan
sampel yang reprensetatif sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Adapun sampel
dalam penelitian ini ada 17 perusahaan perbankan. Penelitian ini menggunakan
data sekunder yang berupa laporan keuangan periode 2007-2009 yang
dipublikasikan di media cetak Indonesia (Info Bank), Indonesian Capital Market
Directory (ICMD) dan Indonesian stock exchange (IDX). Untuk memenuhi tujuan
penelitian, hipotesis diuji dengan menggunakan analisis regresi berganda.
Dari analisis regresi berganda dapat disimpulkan bahwa, CAR mempunyai
pengaruh terhadap perubahan harga saham pada perusahaan perbankan yang go
public di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan untuk NPM, ROA dan LDR
tidak mempunyai pengaruh terhadap perubahan harga saham pada perusahaan
perbankan yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kata Kunci: Tingkat Kesehatan Bank (CAMEL) dan Perubahan Harga
Saham