Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Lail Aprilia , Dwiyana
Yusiati Dwi , W
Subject
TP155 Chemical engineering
Datestamp
2011-11-16 08:29:40
Abstract :
Tanaman mengkudu, merupakan salah satu tanaman obat yang sudah
diamanfaatkan sejak zaman purba hampir diseluruh belahan dunia. Selama ini
produk mengkudu dipasaran masih sedikit yaitu dalam bentuk jus, dan sirup. Oleh
karena itu perlu adanya inovasi baru dari mengkudu yaitu salah satunya dibuat
tepung mengkudu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
konsentarsi larutan Natrium Bisulfit (NaHSO3) dan lama perendaman pada buah
mengkudu sehingga menghasilkan tepung mengkudu yang tidak berwarna coklat
dan tahan lama.
Masalah utama dalam pembuatan tepung mengkudu adalah terjadinya reaksi
pencoklatan (browning) sehingga kenampakan tepung mengkudu kurang baik
(kurang putih). Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan dengan cara
menambah larutan Natrium Bisulfit (NaHSO3) pada rendaman irisan buah
mengkudu tersebut agar tidak terjadi reaksi pemcoklatan. Kosentrasi larutan
Natrium bisulfit yang digunakan adalah 250mgr/l, 500mgr/l, 750mgr/l, 1000mgr/l,
dan 1250mgr/l dengan waktu yang digunakan untuk perendaman adalah 10menit,
15menit, 20menit, 25menit, dan 30menit. Dimana dari variabel terasebut
didapatkan kondisi maksimum antara lain : Untuk kadar air pada kosentrasi 120
mgr/l dari lama perendaman 30 menit yaitu sebesar 91,2 % dan untuk kadar pati
pada kosentrasi 1250 mgr/l dan lama perendaman 10 menit, yaitu sebesar 14,025
% dan untuk kadar vitamin C pada kosentrasi 250mgr/l dan perendaman 10 menit
yaitu 1,960%.