Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Septriana , Alatifu Leksana
Subject
HD58.7 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Datestamp
2011-11-17 08:13:13
Abstract :
Penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui
bagaimanakah iklim komunikasi organisasi di PT. Graha Cendana Abadi Mitra
Surabaya. Iklim komunikasi organisasi merupakan persepsi-persepsi mengenai
pesan dan peristiwa yang berhubungan dengan pesan yang terjadi dalam
organisasi. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti dengan
karyawan dari bagian produksi dapat diketahui ada beberapa pegawai
mengeluhkan pekerjaan secara informal: sikap mandor yang meremehkan
pendapat dari karyawan, seperti mengenai usulan desain tas baru dari karyawan:
dan kekurangtelitian mandor dalam membaca surat order yang diberikan oleh
divisi produksi mengenai perlengkapan koper atau asesoris koper sehingga sering
terjadi gagal produk: dan hubungan yang kurang harmonis antara divisi EVA dan
divisi jahit sehingga kalau terjadi kesalahan tidak ada yang mau disalahkan.
Dalam pelaksanaan operasionalnya seringkali ditemukan beberapa masalah yang
mengganggu hubungan komunikasi di perusahaan. Masalah tersebut di antaranya
kurangnya pendekatan pimpinan terhadap karyawan di kantor.
Dalam penelitian ini iklim komunikasi di PT. Graha Cendana Abadi Mitra
Surabaya dijabarkan menjadi 6 variabel berdasarkan Pave (2000:154) yaitu
kepercayaan, pembuatan keputusan bersama, kejujuran, keterbukaan dalam
komunikasi ke bawah, mendengarkan dalam komunikasi ke atas, dan perhatian
pada tujuan-tujuan berkinerja tinggi.
Adapun data diolah berdasarkan data primer hasil penyebaran kuesioner
yang dibagikan kepada 115 orang karyawan PT. Graha Cendana Abadi Mitra
Surabaya. Dari data tersebut kemudian dilakukan analisis deskriptif untuk
mengetahui respon para karyawan terhadap iklim komunikasi organisasi. Iklim
komunikasi organisasi di PT. Graha Cendana Abadi Mitra Surabaya dapat
dijabarkan menjadi 6 variabel, yang masing-masing variabel dijabarkan lagi
menjadi beberapa indikator.
Dari hasil analisis, dapat diketahui bahwa variabel Kepercayaan
mempunyai kategori sedang, variabel Keputusan Bersama pada kategori tinggi,
variabel Kejujuran pada kategori tinggi, variabel Keterbukaan Dalam Komunikasi
Ke Bawah pada kategori sedang, variabel Mendengarkan Dalam Komunikasi Ke
Atas pada kategori tinggi, dan variabel Perhatian Pada Tujuan-Tujuan Berkinerja Tinggi pada kategori sedang. Dapat dilihat pada analisis indikator penelitian
bahwa iklim komunikasi di PT. Graha Cendana Abadi Mitra Surabaya kurang
baik. Dapat dilihat pada analisis indikator penelitian bahwa : masih adanya
kesenjangan antara atasan dan bawahan, bawahan tidak mau mengungkapkan
permasalahan yang dihadapinya kepada atasan mereka, serta karyawan juga
belum sepenuhnya memberikan kualitas kerja sesuai dengan tujuan perusahaan
karena masih adanya batasan-batasan untuk berimprovisasi sehingga
perkembangan perusahaan juga akan terhambat.
Saran yang diberikan untuk pihak manajemen sebagai atasan dari
karyawan hendaknya dapat meningkatkan komunikasi baik dalam hal pekerjaan
maupun diluar pekerjaan, dengan demikian akan dapat terjalin hubungan yang
baik dan harmonis antara pihak manajemen dengan karyawan
Kesimpulannya adalah berdasarkan hasil analisis mengenai iklim
komunikasi organisasi yang dilihat dari pola perilaku komunikasi yang meliputi
dialogis, interaksional dan kolektif diperoleh hasil bahwa masih banyak
kekurangan dalam berkomunikasi antara atasan dan bawahan, karena dengan
adanya keampuhan dalam mengubah sikap, kepercayaan, opini, dan perilaku
komunikasi itulah, maka bentuk komunikasi antarpribadi seringkali dipergunakan
untuk melancarkan komunikasi persuasif yaitu suatu teknik komunikasi secara
psikologis manusiawi yang sifatnya halus, luwes berupa ajakan, bujukan atau
rayuan.
Kata Kunci : iklim komunikasi organisasi, PT. Graha Cendana Abadi Mitra