DETAIL DOCUMENT
ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN DENGAN ANALISA BOW, HSPK DAN LAPANGAN (STUDY KASUS PEKERJAAN BETON BERTULANG PADA PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA AKADEMI TEKNIK KESELAMATAN DAN PENERBANGAN SURABAYA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
Mei , Suci Wulan Sari
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2011-11-17 11:09:35 
Abstract :
Bahwa pada kenyataan dilapangan terjadi perbedaan dalam suatu perhitungan biaya, maka dilakukan analisa perhitungan biaya dengan menggunakan perbandingan analisa BOW, HSPK & Lapangan. Untuk mengetahui selisih perbandingan dan rasio terhadap harga satuan material, upah, dan pekerjaan dianalisa dengan BOW, HSPK & Lapangan. Komponen dominan yang menjadi persamaan dan perbedaan dalam penyusunan harga satuan pekerjaan. Selisih perbandingan harga satuan material pada pekerjaan beton bertulang antara BOW & HSPK adalah sebesar 0,768 %, sedangkan HSPK & Lapangan adalah sebesar 2,372 %, dan Lapangan & Bow adalah sebesar 2,24 %. Selisih perbandingan harga satuan upah pada pekerjaan beton bertulang antara BOW & HSPK adalah sebesar 12,92 %, sedangkan HSPK & Lapangan adalah sebesar 12,291 %, dan Lapangan & Bow adalah sebesar 9,186 %. Selisih perbandingan harga satuan pekerjaan pada pekerjaan beton bertulang antara BOW & HSPK adalah sebesar 3,912 %, sedangkan HSPK & Lapangan adalah sebesar 0,816 %, dan Lapangan & Bow adalah sebesar 4,42%. Rasio perbandingan harga satuan material pada pekerjaan beton bertulang antara BOW & HSPK adalah sebesar 1,001 , sedangkan HSPK & Lapangan adalah sebesar 1,162, dan Lapangan & Bow adalah sebesar 1,164. Rasio perbandingan harga satuan Upah pada pekerjaan beton bertulang antara BOW & HSPK adalah sebesar 5,636, sedangkan HSPK & Lapangan adalah sebesar 2,368 , dan Lapangan & Bow adalah sebesar 2,380. Rasio perbandingan harga satuan pekerjaan pada pekerjaan beton bertulang antara BOW & HSPK adalah sebesar 1,348sedangkan HSPK & Lapangan adalah sebesar 1,009 dan Lapangan & Bow adalah sebesar 1,361. Komponen dominan yang menjadi persamaan dalam perhitungan harga satuan adalah dalam menentukan koefisien bahan didasarkam pada banyaknya bahan yang digunakan tiap satuan pekerjaan dan koefisien tenaga kerja didasarkan pada upah harian kerja dan serta produktivitas pekerja dalam menyelesaikan pekerjaan. komponen yang menjadi pembeda adalah harga satuan upah. Dari hasil penelitian pada pekerjaan material menunjukkan prosentase perbandingan antara ketiga analisa tersebut yang paling dominan adalah harga satuan upah. Kata kunci : Analisa BOW, HSPK dan Lapangan 

File :
1.pdf
2.pdf
Institution Info

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur