Abstract :
Perencanaan pabrik Caustic Soda ini diharapkan dapat berproduksi dengan
kapasitas 305.000 ton NaOH/tahun. Pabrik beroperasi secara kontinyu berjalan
selama 24 jam tiap hari dan 330 hari kerja dalam setahun.
Kebutuhan Caustic Soda ( NaOH ) di Indonesia dewasa ini terus
meningkat terutama banyak digunakan untuk bahan pembuatan sabun, pemurnian
minyak, dan proses pengolahan minyak goreng. Secara singkat, uraian proses dari
pabrik NaOH sebagai berikut :
Na2CO3 direaksikan dengan Ca(OH)2 menghasilkan NaOH dan CaCO3.
Untuk NaOH ditampung yang kemudian akan di krangi kadar airnya ( dipekatkan
) dalam evaporator. Sedangkan CaCO3 dan Ca(OH) sisa akan dikalsinasi dan
diproses lagi di Slaking Reaktor untuk mendapatkan Ca(OH) sebagai bahan baku.
Pendirian pabrik berlokasi Ponorogo dengan ketentuan :
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas
Sistem Organisasi : Garis dan Staff
Jumlah Karyawan : 140 orang
Sistem Operasi : Kontinyu
Waktu Operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
Analisa Ekonomi :
* Massa Konstruksi : 2 Tahun
* Umur Pabrik : 10 Tahun
* Fixed Capital Investment (FCI) : Rp. 112.262.744.239
* Working Capital Investment (WCI) : Rp. 40.000.129.801
* Total Capital Investment (TCI) : Rp. 192.486.614.709
* Biaya Bahan Baku (1 tahun) : Rp. 88.209.031.742
* Internal Rate of Return : 16.67%
* Rate On Investment : 22.26%
* Pay Out Periode : 5,2 Tahun
* Break Even Point (BEP) : 37,4%