Abstract :
Perencanaan pabrik sodium thiosulfate ini diharapkan dapat berproduksi
dengan kapasitas 20.000 ton sodium thiosulfate pentahydrate/tahun dalam bentuk
padat. Pabrik beroperasi secara continuous selama 330 hari dalam setahun.
Perkembangan industri sodium thiosulfate cukup menjanjikan, dimana
diketemukan bahwa penggunaan sodium thiosulfate cukup efektif dalam proses
pencucian mineral emas. Secara singkat, uraian proses dari pabrik sodium
thiosulfate pentahydrate sebagai berikut :
Pertama-tama larutan soda ash diabsorbsi dengan gas sulfur dioxide
membentuk sodium bisulfite. Sodium bisulfite kemudian direaksikan dengan soda
ash dan sulfur membentuk sodium thiosulfate. Larutan sodium thiosulfate
kemudian dipekatkan pada evaporator untuk kemudian dikristalisasi menjadi
sodium thiosulfate pentahydrate. Kristal kemudian difiltrasi, dikeringkan dan
dihaluskan sebagai produk akhir.
Pendirian pabrik berlokasi di Manyar, Gresik dengan ketentuan :
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas
Sistem Organisasi : Garis dan Staff
Jumlah Karyawan : 198 orang
Sistem Operasi : Continuous
Waktu Operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
Analisa Ekonomi :
* Massa Konstruksi : 2 Tahun
* Umur Pabrik : 10 Tahun
* Fixed Capital Investment (FCI) : Rp. 30.566.854.000
* Working Capital Investment (WCI) : Rp. 3.888.062.000
* Total Capital Investment (TCI) : Rp. 34.454.916.000
* Biaya Bahan Baku (1 tahun) : Rp. 29.177.066.000
* Biaya Utilitas (1 tahun) : Rp. 4.560.064.000
- Steam = 141.960 lb/hari
- Air pendingin = 86 M3/hari
- Listrik = 4.872 kWh/hari
- Bahan Bakar = 1.368 liter/hari
* Biaya Produksi Total (Total Production Cost) : Rp. 46.656.742.000
* Hasil Penjualan Produk (Sale Income) : Rp. 68.564.546.000
* Bunga Bank (Kredit Investasi Bank Mandiri) : 13,5%
* Internal Rate of Return : 26,57%
* Rate On Investment : 23,68%
* Pay Out Periode : 3,6 Tahun
* Break Even Point (BEP) : 30%