Abstract :
Pra Rencana Pabrik Benzaldehyde ini direncanakan beroperasi selama 330
hari pertahun, dengan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton / tahun. Bahan baku
yang digunakan adalah toluene cair dan gas chlorine.
Dari pertimbangan beberapa faktor, maka dipilih lokasi pabrik dikawasan
Cilacap, Jawa Tengah dengan luas tanah 20.000 m². Bentuk perusahaan berupa
perseroan terbatas (PT) dan sistem organisasi yang digunakan adalah Garis dan
Staff. Jumlah karyawan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan pabrik
benzaldehyde sebanyak 150 orang.
Benzaldehyde dapat diproduksi dari hydrolysis benzalchloride, yang mana
benzalchloride diperoleh dari proses chlorinasi toluene. Benzaldehyde yang keluar
dari reactor hydrolysis kemudian dimurnikan dengan distilasi, kemurnian yang
akan dicapai lebih kurang 98%.
Analisa Ekonomi :
* Massa Konstruksi : 2 Tahun
* Umur Pabrik : 10 Tahun
* Fixed Capital Investment (FCI) : Rp. 76.614.728.768
* Working Capital Investment (WCI) : Rp. 13.520.246.253
* Total Capital Investment (TCI) : Rp. 90.134.975.021
* Biaya Bahan Baku (1 tahun) : Rp. 240.681.661.071
* Biaya Utilitas (1 tahun) : Rp. 1.679.692.759
- Steam = 1143,1094 lb/hari
- Air = 1853,6052 m3/hari
- Listrik = 115,1422 kWh/hari
- Bahan Bakar = 604,4434 liter/hari
* Biaya Produksi Total (Total Production Cost) : Rp. 388.268.386.092
* Hasil Penjualan Produk (Sale Income) : Rp. 453.846.733.488
* Bunga Bank (Kredit Investasi Bank Mandiri) : 12%
* Internal Rate of Return : 47,73%
* Pay Out Periode : 2 Tahun 3 bulan
* Break Even Point (BEP) : 39,7%