Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
MOHAMAD , HAMDAN SULTONIK
Subject
TP155 Chemical engineering
Datestamp
2011-12-09 08:24:42
Abstract :
Vinyl acetate adalah senyawa organic turunan asam karboksilat, yang
salah satu atom karbonnya mengandung ikatan rangkap. Secara Internasional
Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) disebut asam butenoat. Rumus
bangunnya adalah CH3COOHC=CH2 atau rumus molekulnya adalah C4H6O2
dengan berat molekul 86,09.
Dalam industry kimia, vinyl acetate banyak digunakan secara luas karena
merupakan produk antara. Vynil acetate biasanya sebagai suatu monomer, dimana
sebagai salah satu bahan baku industry polimer dengan keadaan yang stabil atau
tidak mudah terdekomposisi. Kebutuhan vinil asetat naik rata-rata 15 % pertahun,
Konsumsi utama vinyl acetate adalah untuk industry polivinil acetate (PVA) dan
untuk industry kopolimer vinyl acetate, yang nantinya akan digunakan sebagai
pelarut cat, zat pelekat (adhesive) dan pelapis kertas yang banyak terdapat di
Indonesia. Kebutuhan vinil asetat masih dipenuhi dari impor karena pabrik vinil
asetat belum ada di Indonesia. Impor vinil asetat berasal dari Amerika Serikat,
Jepang, dan Taiwan (Indochemical, 1988).
Pra rencana pabrik ethylene dichloride beroperasi secara continue dengan
ketentuan sebagai berikut :
1. Kapasitas Produksi : 40.000 ton / tahun
2. Kebutuhan Bahan Baku :
· Acetylene : 1615,0312 kg / jam
· CH3COOH : 3726,9951 kg / jam
3. Waktu Operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
4. Massa Konstruksi : 2 tahun
5. Lokasi Pabrik : Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur
6. Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas
7. Sistem Organisasi : Garis dan Staff
8. Analisa Ekonomi :
1. Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 47.554.949.121
2. Working Capital Investment (WCI) : Rp. 139..782.569.157
3. Total Capital Investment (TCI) : Rp. 273.667.044.052
4. Biaya Produksi Total : Rp. 559.127.977.825
5. Hasil Penjualan Produk : Rp. 680.000.000.000
6. Internal Rate of Return : 26,37 %
7. Rate of Investment : 26,78 %
8. Pay Out Period : 3,5 tahun
9. Break Even Point (BEP) : 30 %