Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
YANCE , L.O. IMBIRI
Subject
TP500 Fermentation industries. Beverages. Alcohol
Datestamp
2011-12-15 03:44:48
Abstract :
Perencanaan pabrik calcium laktat ini diharapkan dapat berproduksi
dengan kapasitas 45.000 ton calcium laktat per tahun dalam bentuk padat. Pabrik
beroperasi secara continuous selama 330 hari dalam setahun.
Industri calcium laktat di Indonesia mempunyai perkembangan yang
stabil, hal ini dapat dilihat dengan berkembangnya industri-industri proses seperti
industri kimia berbasis laktat, industri makanan siap saji, bahan adesif, serta
industri kulit di Indonesia. Secara singkat, uraian proses dari pabrik calcium laktat
pentahydrate sebagai berikut :
Pertama-tama molasses diencerkan dan kemudian didistribusikan untuk
kulturisasi dan fermentasi. Produk fermentasi berupa calcium laktat kemudian
dikoagulasi, difiltrasi dan dipekatkan untuk kemudian dikristalisasi sebagai
calcium laktat pentahydrat. Kristal calcium laktat kemudian dikeringkan,
didinginkan, dan dihaluskan sampai 100 mesh sebagai produk akhir.
Pendirian pabrik berlokasi di Manyar, Gresik dengan ketentuan :
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas
Sistem Organisasi : Garis dan Staff
Jumlah Karyawan : 210 orang
Sistem Operasi : Continuous
Waktu Operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
Analisa Ekonomi :
* Massa Konstruksi : 2 Tahun
* Umur Pabrik : 10 Tahun
* Fixed Capital Investment (FCI) : Rp. 60.476.719.000
* Working Capital Investment (WCI) : Rp. 9.334.815.000
* Total Capital Investment (TCI) : Rp. 69.811.534.000
* Biaya Bahan Baku (1 tahun) : Rp. 77.025.681.000
* Biaya Utilitas (1 tahun) : Rp. 14.949.172.000
- Steam = 548.832 lb/hari
- Air pendingin = 299 M3/hari
- Listrik = 12.120 kWh/hari
- Bahan Bakar = 4.776 liter/hari
* Biaya Produksi Total (Total Production Cost) : Rp. 112.017.781.000
* Hasil Penjualan Produk (Sale Income) : Rp. 149.831.705.000
* Bunga Bank (Kredit Investasi Bank Mandiri) : 13,5%
* Internal Rate of Return : 20,85%
* Rate On Investment : 18,49%
* Pay Out Periode : 4,3 Tahun
* Break Even Point (BEP) : 30%