Abstract :
Perencanaan pabrik acetaldehyde ini diharapkan dapat berproduksi dengan
kapasitas 30.000 ton/tahun dalam bentuk liquid. Pabrik beroperasi secara kontinyu
berjalan selama 24 jam tiap hari dan 330 hari kerja dalam setahun.
Produk acetaldehyde pada umumnya digunakan secara internal oleh
pabrik-pabrik sebagai bahan perantara yang sangat terkenal sebagai bahan
pembentuk senyawa kimia organik lainnya. Penentuan distribusi acetaldehyde
sangat sulit karena banyaknya konsumsi senyawa ini sebagai produk yang
digunakan pada pembuatan senyawa lainnya. Secara singkat, uraian proses dari
pabrik acetaldehyde sebagai berikut :
Pertama-tama gas ethylene dioksidasi 1 tahap pada reaktor, produk reaksi
kemudian dipisahkan pada flash drum, dan kemudian diserap dengan air proses
pada scrubber. Acetaldehyde terserap kemudian dipisahkan dari bahan uap pada
kolom distilasi-1 dan kemudian dimurnikan sampai kadar minimal 99,9% pada
kolom distilasi-2 sebagai produk akhir acetaldehyde.
Pendirian pabrik berlokasi di Manyar, Gresik dengan ketentuan :
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas
Sistem Organisasi : Garis dan Staff
Jumlah Karyawan : 182 orang
Sistem Operasi : Kontinyu
Waktu Operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
Analisa Ekonomi :
* Massa Konstruksi : 2 Tahun
* Umur Pabrik : 10 Tahun
* Fixed Capital Investment (FCI) : Rp. 26.893.696.000
* Working Capital Investment (WCI) : Rp. 45.306.570.000
* Total Capital Investment (TCI) : Rp. 72.200.266.000
* Biaya Bahan Baku (1 tahun) : Rp. 61.663.252.000
* Biaya Utilitas (1 tahun) : Rp. 4.403.444.000
- Steam = 92.976 lb/hari
- Air pendingin = 189 M3/hari
- Listrik = 3.960 kWh/hari
- Bahan Bakar = 1.368 liter/hari
* Biaya Produksi Total (Total Production Cost) : Rp. 181.226.770.000
* Hasil Penjualan Produk (Sale Income) : Rp. 210.243.754.000
* Bunga Bank (Kredit Investasi Bank BRI) : 13%
* Internal Rate of Return : 18,82%
* Rate On Investment : 20,64%
* Pay Out Periode : 4,5 Tahun
* Break Even Point (BEP) : 30%