Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara ilmiah hubungan antara kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial pada polisi. Subyek dalam penelitian ini adalah anggota polisi di Kepolisian Resor Kudus. Penelitian ini menggunakan teknik quota sampling. Alat ukur yang digunakan untuk memperoleh data adalah skala kecerdasan emosi, skala kecerdasan spiritual dan skala prososial.
Hasil analisis data dengan menggunakan Analisis Regresi dimana perhitungan menggunakan komputer dengan program SPSS 15,0 for windows. Diperoleh hasil koefisien korelasi dari ketiga variabel sebesar 0,757 dengan p sebesar 0,000 (p < 0.001) ini berarti ada hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial pada polisi, dengan demikian hipotesis mayor yang diajukan dalam penelitian ini diterima.
Hasil analisis untuk variabel kecerdasan emosi (x1) dengan perilaku prososial (y) diperoleh 0,662 dengan p sebesar 0,000 (p < 0,01) hal ini menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial pada polisi. Hubungan untuk variabel kecerdasan spiritual (x2) dengan perilaku prososial (y) diperoleh 0,720 dengan p sebesar 0,000 (p < 0,01) hal ini menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial pada polisi. Besarnya pengaruh kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual terhadap perilaku prososial pada polisi tampak pada besarnya sumbangan efektif sebesar 57,3 %. Besarnya sumbangan efektif kecerdasan emosi terhadap perilaku prososial sebesar 43,9 %, sedangkan sumbangan efektif antara kecerdasan spiritual terhadap perilaku prososial sebesar 51,8%.